Dilema Debut Dewangga di Persib, Tak Kunjung Bermain

Persib Bandung
Sumber :
  • ILeague

Padang – Kepindahan pemain berlabel Timnas, Alfeandra Dewangga, ke Persib Bandung hingga kini belum membuahkan hasil debut di kompetisi resmi.

img_title Hadapi Persiraja Banda Aceh, Pelatih Semen Padang Tegaskan Mental Tim Siap Tempur

Sejak didatangkan dari PSIS Semarang, Dewangga baru tercatat bermain dalam ajang pra-musim Piala Presiden 2025.

Seusai pra-musim, keputusannya untuk melangsungkan pernikahan membuatnya mendapat izin istirahat dari Pelatih Bojan Hodak.

img_title Semen Padang FC Boyong 24 Pemain Hadapi Persiraja Banda Aceh di Liga 2

Namun, hingga pekan ketujuh BRI Super League 2025/26, kesempatan bermain resmi tak kunjung datang.

Tantangan utama yang dihadapi Dewangga adalah soliditas dan kedalaman skuad di lini pertahanan Persib.

img_title Tantang Borneo FC, Persija Jakarta Era Shin Tae-yong Bidik Hasil Positif di Laga Tandang Perdana

Untuk posisi bek, ia harus bersaing dengan kombinasi pemain yang tampil bergantian dengan performa stabil, seperti Federico Barba, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders.

Sulitnya menggeser para bek inti ini membuat Dewangga harus bersabar menanti debutnya di liga.

Kondisi Dewangga semakin sulit setelah ia dihantam masalah kesehatan. Pelatih Bojan Hodak mengungkapkan alasan absennya sang pemain dalam dua laga tandang terakhir, yakni melawan Persita Tangerang dan Bangkok United.

Dewangga tidak diboyong karena mengalami sakit, sebuah kebijakan Hodak yang enggan memaksakan pemain yang kondisi fisiknya belum seratus persen.

“Dewangga tak dibawa karena dia sakit. Dewangga dan Hamra (Hehanussa) mengalami demam. Teja (Paku Alam) juga sebenarnya, tapi dia bisa pulih. Sedangkan Dewangga, Hamra, dan Robi lebih lama (demamnya). Mereka mengalami demam empat-lima hari, jadi tidak ada alasan membawa mereka,” terang Hodak dinukil dari laman ILeague, Senin 13 Oktober 2025.

Di tengah jeda internasional ini, pelatih asal Kroasia tersebut memilih untuk tidak mengadakan uji coba tanding.

Hodak hanya akan menggelar laga internal, menghindari risiko burnout (kelelahan ekstrem) pada pemainnya.

“Saya rasa kami tidak mungkin menggelar uji coba, karena di tahun ini kami memainkan sangat banyak pertandingan. Jika saya mengagendakan uji coba maka ada beberapa pemain yang mengalami ‘burnout’,” jelasnya.