Cak Imin Ditolak di Tanah Laut, Ini Penjelasan Bupati

Bupati Tanah Laut, Sukamta.
Sumber :
  • Diskominfo Tanah Laut

Padang – Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menjadi sorotan ketika Bupati Sukamta membantah tuduhan bahwa dirinya diancam atau mengalami intimidasi yang mengakibatkan penolakan kedatangan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin. 

img_title Gelar Master Plan Batang Arau-Kota Tua, Pemko Padang Siapkan Destinasi Wisata Berkelas Internasional

Kedatangan Cak Imin yang semula dijadwalkan untuk membuka kegiatan MTQ Nasional dan Internasional di kabupaten tersebut akhirnya dibatalkan oleh pihaknya.

Sukamta dengan tegas menyatakan, "Enggak ada yang begitu-begitu, Tempat saya aman, enggak ada yang ancam-ancam." Penjelasan ini disampaikannya dalam sebuah wawancara di tvOne pada Rabu malam, 6 September 2023, dikutip dari VIVA.

img_title Buka MTQ Ke-42 Sijunjung, Mahyeldi Ingatkan Nilai Al-Qur'an Harus Jadi Perilaku Sehari-hari

Sukamta menjelaskan alasan di balik keputusannya menolak Cak Imin untuk membuka acara MTQ di Tanah Laut. Ia menyatakan bahwa awalnya, acara tersebut merupakan kegiatan 'Gema Al Quran' yang diadakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan dibiayai oleh APBD.

Namun, acara tersebut kemudian berubah menjadi Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional setelah bekerja sama dengan Jam’iyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) yang juga memiliki agenda nasional dan internasional dalam bidang pembacaan dan penghafalan Alquran. 

img_title APBD Perubahan Solok Selatan 2026 Disepakati Naik 11,44 Persen Jadi Rp 864,53 Miliar

Baca juga: Cak Imin Ditolak Hadir di Acara MTQ International Tanah Laut Usai Diundang

Oleh karena itu, acara tersebut tetap dilanjutkan pada 5 September 2023 dengan dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Tanah Laut.

Hingga menjelang pelaksanaan acara, belum ada kejelasan terkait pejabat pemerintah pusat yang akan membuka acara tersebut. Bahkan Menteri Agama atau perwakilannya juga belum memberikan konfirmasi terkait hal ini. Dalam situasi tersebut, Sukamta akhirnya mengambil inisiatif untuk membuka acara tersebut sendiri.

Sukamta mengakui bahwa ia menolak kehadiran Cak Imin untuk membuka acara tersebut, terutama setelah mengetahui bahwa dalam rundown acara, Cak Imin akan datang dan membuka kegiatan tersebut atas nama Ketua Umum PKB. Baginya, ini merupakan masalah serius karena acara tersebut dibiayai oleh APBD dan bukan merupakan kegiatan partai politik.

Di samping itu, Sukamta juga menjelaskan bahwa ia tidak menerima surat undangan atau konfirmasi resmi terkait kehadiran Cak Imin, sehingga tidak ada persiapan atau protokol khusus yang dilakukan. Ia juga menepis tudingan bahwa ia tidak tahu protokol penyambutan pejabat negara.

Halaman Selanjutnya
img_title