BNPB dan EMERCOM Rusia Jajaki Kerja Sama Penanggulangan Bencana
- Humas BNPB
Padang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pertahanan Sipil, Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana (EMERCOM) Federasi Rusia menjajaki potensi kerja sama yang lebih erat di bidang penanggulangan bencana.
Kerjasama itu, dilatarbelakangi mengingat kedua negara memiliki pengalaman dan tantangan serupa dalam menghadapi berbagai jenis bencana.
Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Lukmansyah menyebut pihaknya sudah menerima kunjungan delegasi EMERCOM pada Selasa kemarin di Jakarta.
"Pertukaran informasi ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi kedua lembaga dalam meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di negara masing-masing,"ujar Lukmansyah , Rabu 16 april 2025.
Disampaikan Lukmansyah, kunjungan ini merupakan kehormatan besar bagi pihaknya, serta menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia dalam bidang penanggulangan bencana.
Selanjutnya, Lukmansyah menjelaskan fungsi dan peran BNPB sebagai koordinator nasional dalam sistem penanggulangan bencana di Indonesia, yang memiliki keragaman jenis bencana.
"BNPB berperan sebagai koordinator nasional dalam sistem penanggulangan bencana, bekerja sama erat dengan pemerintah daerah, kementerian lembaga, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. BNPB membangun sistem manajemen risiko bencana yang menyeluruh mulai dari pencegahan, hingga tanggap darurat dan pemulihan," kata Dia.
Lebih lanjut, Lukmansyah memaparkan kemampuan BNPB dalam penanganan darurat, termasuk sistem komando penanganan darurat yang dapat diaktifkan dengan cepat saat terjadi krisis.
Beliau juga menjelaskan pengelolaan sistem logistik nasional, peralatan penanggulangan bencana, serta sistem informasi bencana secara real-time yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.
Lukmansyah berharap agar ke depan kedua lembaga dapat menjajaki kerja sama yang lebih konkret, salah satunya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
"Kami percaya bahwa kerja sama seperti ini bukan hanya penting untuk memperkuat kapasitas nasional, tetapi juga untuk membangun solidaritas global dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin kompleks," tutup Lukmansyah.