Update Terkini Gempa Bengkulu: Hampir 200 Rumah Warga Dilaporkan Rusak
- Humas BNPB
Padang – Sebanyak 197 unit rumah warga di Provinsi Bengkulu, mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 6.3 yang terjadi pada Jumat dini hari kemarin.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merinci, jumlah kerusakan rumah tersebut meliputi Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak lima unit rumah dan Kota Bengkulu sebanyak 192 unit rumah, delapan unit di antaranya rusak berat.
Selain itu, fasilitas umum juga mengalami kerusakan di antaranya empat unit sekolah di Kabupaten Bengkulu Tengah dan enam fasilitas berupa dua masjid, dua kantor camat, dan dua unit sekolah terdampak.
Menyusul peristiwa ini, Wali Kota Bengkulu telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kota Bengkulu dengan nomor 110 tahun 2025, selama tujuh hari, terhitung sejak 23 Mei hingga 29 Mei 2025.
Akibat gempa ini sedikitnya 800 jiwa di Kota Bengkulu dan 5 KK di Kabupaten Bengkulu Tengah terdampak. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa meninggal dunia akibat gempa ini.
Warga yang mengalami kerusakan rumah berat dilaporkan mengungsi ke rumah sanak saudara. Sementara itu, sebagian warga memilih bertahan di sekitar rumah.
Saat ini BPBD Kota Bengkulu maupun Kabupaten Bengkulu Tengah masih bersiaga dan melakukan pemantauan dan pemetaan di lokasi terdampak guna mendirikan tenda hingga mendata kebutuhan mendesak para warga.
Diketahui, lindu ini memiliki kedalaman menjadi 80 kilometer, dengan koordinat 4.18 Lintas Selatan dan 102.17 Bujur Timur dan berdampak juga pada kabupaten dan kota lainnya, selain Kota Bengkulu yakni Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Bengkulu Utara.