APBD 2024 Disetujui, Wako Bukittinggi Hantarkan KUPA PPAS dan RPJMD 2025–2029
- Istimewa
Padang – Rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi pada Senin, 14 Juli 2025, menjadi momen penting dalam keberlanjutan pembangunan daerah. Dalam rapat tersebut, DPRD dan Pemerintah Kota Bukittinggi secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024.
Selain itu, Wali Kota Bukittinggi juga menghantarkan dua dokumen penting: Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan 2025, serta Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan bahwa seluruh fraksi telah menyetujui pertanggungjawaban APBD 2024. Ia menambahkan, dua dokumen yang dihantarkan Wali Kota akan menjadi dasar pembahasan berikutnya.
“KUPA PPAS Perubahan 2025 penting sebagai pijakan menyusun APBD Perubahan, sementara RPJMD 2025–2029 akan dibahas lebih dalam sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Dalam penjelasannya, Wali Kota Ramlan Nurmatias memaparkan bahwa estimasi pendapatan daerah dalam KUPA PPAS Perubahan 2025 sebesar Rp727,57 miliar, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp156,79 miliar. Sedangkan estimasi belanja mencapai Rp786,94 miliar, mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan transfer daerah.
Adapun dari sisi pembiayaan, Pemko Bukittinggi memperkirakan penerimaan sebesar Rp35,36 miliar dan pengeluaran Rp2,27 miliar, yang sebagian besar dialokasikan untuk penyertaan modal ke Bank Nagari. Dengan demikian, rancangan anggaran berada dalam kondisi defisit sekitar Rp26,28 miliar.
“Kami berharap dalam pembahasan nanti, postur anggaran dapat lebih seimbang,” ujar Wali Kota Bukittinggi.
Terkait Raperda RPJMD 2025–2029, Wali Kota menjelaskan bahwa dokumen ini dirancang untuk menjamin kesinambungan pembangunan hingga tahun 2030. Visi pembangunan lima tahun ke depan adalah “Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya” dengan lima misi utama, mulai dari peningkatan SDM, penguatan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan.
Sejumlah program unggulan juga disiapkan dalam RPJMD ini, di antaranya Surau Gemilang, Sekolah Keluarga Gemilang, Bukittinggi 1001 Event Gemilang, Bukittinggi Creative Hub, Pendidikan Gemilang, Bukittinggi Sehat, Bebas Banjir dan Bebas Sampah, hingga PKL Naik Kelas dan Bukittinggi Ramah dan Inklusif.
Secara prinsip, kata Wako Ramlan, arah pembangunan Bukittinggi lima tahun mendatang akan berfokus pada pengembangan SDM, ekonomi berkelanjutan, serta penguatan tata kelola pemerintahan. Ia menyebutkan bahwa arah kebijakan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan manusia dan kemandirian bangsa di berbagai sektor.