17 Pejabat Pemkab Solsel Ikuti Uji Kompetensi

Uji Kompetensi Pejabat Eselon Solsel
Sumber :
  • Diskominfo Solok Selatan

Padang – Sebanyak 17 orang pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tinggi Pratama di Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengikuti uji kompetensi dalam rangka job fit penyesuaian kursi jabatan.

img_title Bupati Khairunas Minta OPD dan PPK Perketat Pengawasan Kegiatan Sejak Awal Pelaksanaan

Uji kompetensi ini meliputi evaluasi capaian kinerja dan perencanaan untuk lima tahun ke depan.

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan uji kompetensi ini berkaitan dengan pengisian jabatan eselon dua.

img_title Khairunas Tegaskan Pengawasan Program Harus Sejak Awal: Tanpa Kontrol Hasil Tak Sesuai Harapan

Seluruh pejabat yang ikut dievaluasi kinerja hingga perencanaannya jika kembali mengisii jabatan tersebut ke depan.

"Kita evaluasi teman-teman yang mengisi jabatan tinggi pratama ini apakah target kinerjanya tercapai, kalau tidak apa persoalannya. Atau sebaliknya, apakah bisa memimpin, cocok atau tidak," kata Khairunas usai Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin 21 juli 2025.

img_title Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Padang dan Pariaman

Uji kompetensi ini dilaksanakan pada Minggu 20 Juli 2025 di Kantor Bupati Solok Selatan.

Seluruh peserta diuji kemampuannya oleh lima orang penilai yang seluruhnya berasal dari profesional dan akademisi.

Seperti Sekda Dr. Syamsurizaldi, Prof. Dr. Drs. H. Alfan Miko, M.Si yang merupakan Dosen dan Mantan Dekan FISIP Unand, dan Prof. Dr. Ir. H. Is Prima Nanda, ST, MT. IPPM ASEAN. Eng, Dosen dan Dekan Fakultas Teknik Unand.

Kemudian juga Dr. Suharizal, SH, MH, MM yang adalah Ketua Prodi S2 Ilmu Hukum Universitas Taman Siswa Padang dan Dr. H. Fidel Effendi, S.Pd, MM, Dosen dan Ketua STKIP Widyaswara Indonesia.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah Dr. Syamsurizaldi yang juga sekaligus sebagai Ketua Pansel Uji Kompetensi ini menyebut bahwa para pejabat yang mengikuti seleksi merupakan pejabat yang sudah menduduki jabatannya lebih dari dua tahun.

"Dalam seleksi ini, 17 orang pejabat yang ikut diminta untuk mempresentasikan capaian-capaian kinerjanya sejak 2021 hingga 2024 di jabatan tersebut.

Selain itu juga diminta untuk menyampaikan perencanaan lima tahun ke depan yang juga linier dengan visi dan misi pemerintah, sekaligus sesuai dengan perencanaan dalam RPJMD 2025-2029 yang saat ini tengah disusun," papar Syamsurizaldi.

Hasil dari job fit ini adalah rekomendasi apakah pejabat tersebut cocok dan bisa melanjutkan jabatannya atau tidak. Selain itu juga ada kemungkinan untuk digeser ke jabatan lain jika sesuai dengan kompetensi dan penilaiannya.

Halaman Selanjutnya
img_title