Target Smart City, Disdikbud Padang Dorong Sekolah Jadi Rujukan Google
- pixabay
Padang – Komitmen Pemerintah Kota Padang untuk mewujudkan smart city diperkuat melalui digitalisasi sektor pendidikan.
Langkah strategis ini ditandai dengan Sosialisasi Persiapan Menuju Kandidat Rujukan Google (Google Reference School/GRS).
Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa sosialisasi ini sejalan dengan upaya menjadikan Padang sebagai smart city dengan menggandeng platform pembelajaran digital, termasuk AI dan coding.
"Alhamdulillah, hari ini kita membuka sosialisasi Google Education bersama Google Indonesia. Harapannya, tahun ini setiap sekolah di Kota Padang sudah bisa memulai satu atau dua kelas digital," ujar Yopi, Kamis 25 September 2025.
Ia menambahkan, sekolah yang menjadi percontohan kelas digital akan mendapat dukungan berupa pengadaan smartboard.
Yopi menjelaskan bahwa Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang telah ditetapkan sebagai Google Reference School pertama di Pulau Sumatra.
Selain itu, beberapa sekolah lain seperti SMP Murni, SMP Telkom, dan SMPN 7 Padang juga mulai menerapkan digitalisasi pembelajaran.
"Melalui program sekolah digital ini, kami mengajak seluruh SMP di Padang untuk memulainya, minimal satu atau dua kelas. Dengan begitu, anak-anak yang sudah melek teknologi dapat menuangkan ide dan kreativitasnya melalui pembelajaran digital," tambah Yopi.
Renti Rosmalis, Education Specialist Google Indonesia, menekankan pentingnya kesiapan sekolah menghadapi era digital.
Ia menyebut saat ini terdapat 12 sekolah rujukan Google di Indonesia, dan Kalam Kudus Padang menjadi satu-satunya sekolah GRS di Sumatera.
"Banyak sekali platform yang dapat menunjang pendidikan, dan kita tidak bisa menolak kemajuan teknologi. Google hadir mendampingi sekolah dalam melakukan transformasi digital. Sepuluh tahun ke depan, banyak pekerjaan akan memanfaatkan teknologi," kata Renti.