Walikota Padang Minta Dukungan Beasiswa S1 Luar Negeri ke PTN-BH
- Diskominfo Kota Padang
Padang – Walikota Padang, Fadly Amran, baru saja bertemu dengan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) se-Indonesia di Rumah Gadang Baiturrahmah, Jumat kemarin.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh 21 perwakilan universitas PTN-BH, termasuk Universitas Hasanuddin (Unhas).
Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan ambisi besar Kota Padang untuk menjadi kota tujuan yang sehat, pintar, dan melayani.
Ia secara khusus memaparkan program unggulan untuk memberikan beasiswa S1 ke luar negeri bagi pelajar SMA terbaik di Padang.
"Beasiswa S2 dan S3 sudah banyak, tapi untuk S1 ini masih terbatas. Ini adalah cita-cita pribadi yang ingin saya tularkan menjadi cita-cita kota," kata Fadly dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu 27 September 2025.
Ia pun meminta bantuan para guru besar untuk menjajaki kemungkinan beasiswa dengan skema double degree atau mengejar dua gelar.
Ia berencana agar proses seleksi dilakukan langsung di Padang untuk menjamin transparansi dan kualitas.
Menanggapi visi tersebut, Ketua Majelis Dewan Guru Besar, Muhammad Baiquni dari UGM, memuji Fadly Amran sebagai sosok inspiratif yang mampu memadukan jiwa pengusaha dengan kapasitas birokrat dalam membangun pendidikan.
Baiquni juga menyambut baik cita-cita beasiswa bagi generasi muda Padang. "Inspirasinya tadi juga ingin memberikan beasiswa untuk generasi muda yang ingin belajar di universitas nasional maupun internasional, atau perpaduan keduanya," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, para guru besar juga mendeklarasikan Deklarasi Padang. Deklarasi ini menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menegakkan keadilan, kemartabatan, dan kedaulatan bangsa.
Inti dari deklarasi ini adalah tugas para guru besar dan seluruh insan akademis untuk memuliakan kemanusiaan dan melestarikan lingkungan hidup.
"Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret bagi Kota Padang untuk mewujudkan visi pendidikannya, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi," tutup Baiquni.