Hadapi Tantangan Baru, Mendikdasmen Lantik CPNS dengan Nilai Kerja Ramah dan Santun

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti
Sumber :
  • Kemendikdasmen

Padang – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menandai upaya penting dalam memperkuat birokrasi yang  profesional dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.

img_title Batu Angkek-Angkek Tanah Datar, Legenda Batu Bertuah yang Dipercaya Menguji Keinginan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menggunakan momentum ini untuk memperingatkan peserta tentang tantangan baru yang menanti.

"Dunia yang terus berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menuntut ASN untuk terus beradaptasi,”katanya dikutip dari keterangan resminya, Minggu 5 Oktober 2025

img_title Warga Antusias Saksikan Pacu Kuda Bupati Cup II Tanah Datar di Tengah Kabut Asap

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa program Induksi dalam Latsar CPNS ini adalah langkah awal untuk menanamkan budaya kerja Kemendikdasmen yang berpegang pada nilai-nilai ramah dan santun.

Nilai-nilai tersebut kata Abdul, merupakan akronim yang mendefinisikan etos kerja ASN Kemendikdasmen.

img_title Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Solok Selatan Bagikan 2.786 Stel Seragam Gratis di Sangir Jujuan

Latsar CPNS ini menurutnya, merupakan tahapan krusial untuk membentuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat memahami peran strategis mereka sebagai pelayan publik.

Mereka diharapkan mampu berkontribusi secara optimal dalam mendukung transformasi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Program Induksi ini dirancang untuk membantu pegawai baru beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme.

Program ini mencakup orientasi, pelatihan di tempat kerja, dan praktik pemecahan masalah, yang bertujuan memastikan tumbuhnya budaya profesionalisme kerja sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara.