Sekda Padang Sebut Program Makan Bergizi Gratis Wujud Dari Pendidikan Budi Pekerti
- Istimewa
Padang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat dinilai memiliki nilai lebih dari sekadar pemenuhan nutrisi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, menegaskan bahwa MBG adalah wahana pendidikan karakter dan budi pekerti yang ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.
Menurut Andree, kegiatan makan bersama sejatinya adalah sebuah "upacara" yang menjadi tradisi budaya masyarakat Indonesia. Di dalamnya terkandung unsur pendidikan dasar.
"MBG tidak saja makan, akan tetapi ada nilai pendidikan di sana. Diajarkan untuk lebih dulu membersihkan tangan, kuku tidak panjang, dan duduk dengan baik dan sopan. Makan adalah bagian pendidikan, menjadikan generasi lebih baik," kata Andree dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu 11 Oktober 2025
Andree tidak menampik adanya kekhawatiran publik menyusul sejumlah kasus keracunan MBG di beberapa daerah lain. Untuk mencegah terulangnya insiden serupa di Padang.
Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyajian.
Setiap Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) harus memastikan pengecekan ketat terhadap makanan, termasuk tanggal kedaluwarsa susu, serta kebersihan wadah makanan (ompreng) untuk menghindari kontaminasi bakteri.
"Program ini harus tetap dijaga dengan baik karena mengandung nilai positif bagi kedisplinan anak,"tutup Andree.