Pendidikan Anak Mentawai Tak Boleh Dibatasi Jarak
- Humas Pemprov Sumbar
Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pemerataan layanan pendidikan.
Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka acara Pembinaan Karakter Siswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 3T Tahun 2025 di Edotel Bundo Kandung, SMKN 9 Padang, Rabu kemarin.
Menurut Gubernur Mahyeldi, Program ADEM 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) merupakan wujud nyata bahwa pendidikan tidak boleh dibatasi oleh jarak atau kondisi geografis.
“Kehadiran ratusan pelajar Mentawai di berbagai sekolah di Padang menjadi bagian dari upaya memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengenyam pendidikan yang layak,” ujar Mahyeldi dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 20 November 2025.
“Program ADEM memberikan dampak besar bagi pemerataan pendidikan. Saya merasa terhormat dan bangga, bisa menjadi bagian dari program ini untuk mendidik anak-anak hebat dari Mentawai,” tambahnya.
Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada para siswa ADEM atas keseriusan mereka dalam belajar.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah akan selalu hadir untuk mendampingi mereka hingga bisa menembus perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Gubernur menekankan bahwa selain kemampuan akademik, pembinaan karakter merupakan bagian penting yang harus diseriusi oleh setiap siswa.
“Karakter adalah fondasi. Ilmu harus ditopang oleh akhlak, kedisiplinan, dan kerja keras agar menjadi prestasi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Mahyeldi berharap seluruh siswa ADEM memanfaatkan kesempatan ini sebagai modal untuk membangun masa depan dan kembali menjadi agen perubahan bagi Mentawai.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menyambut baik pelaksanaan Program ADEM di Sumbar, menilai program ini menjadi jembatan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah kepulauan.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 ini, terdapat 102 siswa ADEM yang menjalani pendidikan di empat sekolah unggulan di Padang yakni, SMAN 1 Padang: 30 siswa, SMAN 3 Padang: 30 siswa, SMKN 9 Padang: 30 siswa, SMAN 10 Padang: 12 siswa
“Melalui ADEM, ratusan pelajar Mentawai mendapatkan kesempatan untuk belajar di sekolah berkualitas dan membuka jalan menuju jenjang Pendidikan Tinggi melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Komitmen kami adalah memastikan program ini terus berlanjut demi pemerataan akses pendidikan,” tutup Habibul Fuadi.