Jangan Salah Pilih! Ini Cara Membedakan Kerupuk Kulit Babi dan Sapi

Kerupuk kulit sapi vs kerupuk kulit babi
Sumber :
  • Shutterstock

Padang – Kerupuk kulit atau yang sering disebut rambak merupakan camilan favorit masyarakat Indonesia. Namun, bagi konsumen yang memperhatikan faktor kehalalan, membedakan antara kerupuk kulit sapi dan babi menjadi hal yang krusial. Pasalnya, secara sekilas, keduanya memiliki tampilan yang sangat mirip.

Agar tidak salah konsumsi, berikut adalah ciri-ciri utama dan perbedaan mendasar antara kerupuk kulit babi dan sapi:

img_title Rakik Bada Basah, Camilan Gurih Khas Pariaman yang Mengangkat Cita Rasa Pesisir Minangkabau


1. Warna dan Penampakan Visual

Secara umum, kerupuk kulit sapi cenderung memiliki warna yang sedikit lebih gelap atau kecokelatan. Hal ini disebabkan oleh pigmen alami kulit sapi yang lebih pekat. Sebaliknya, kerupuk kulit babi biasanya terlihat lebih putih, bersih, dan cerah. Jika Anda melihat kerupuk kulit yang warnanya sangat pucat, sebaiknya lakukan pengecekan lebih lanjut.


2. Tekstur Permukaan

Perbedaan paling mencolok terletak pada teksturnya. Kerupuk kulit babi memiliki tekstur yang lebih halus dan renyah rapuh. Jika diperhatikan dari dekat, pada permukaan kerupuk kulit babi seringkali terdapat titik-titik kecil (bekas pori-pori rambut) yang berkelompok tiga-tiga.

Sementara itu, kerupuk kulit sapi memiliki tekstur yang lebih kasar, berserat, dan padat. Saat digigit, kerupuk sapi memberikan sensasi "perlawanan" atau lebih keras dibandingkan kerupuk babi yang langsung hancur di mulut.

img_title Resep Donat Rumahan yang Empuk dan Mengembang Sempurna, Cocok untuk Camilan Keluarga


3. Aroma dan Rasa

Dari segi aroma, kerupuk kulit sapi memiliki bau khas hewani yang cukup kuat (prengus). Sedangkan kerupuk kulit babi cenderung memiliki aroma yang lebih gurih lemak namun tidak setajam aroma sapi. Dari sisi rasa, kerupuk babi terasa lebih berminyak di lidah karena kandungan lemak subkutan yang lebih tinggi pada kulitnya.


4. Label dan Harga

Di pasar modern, kerupuk kulit babi biasanya wajib mencantumkan label gambar babi atau tulisan "Mengandung Babi". Namun, di pasar tradisional atau warung makan, konsumen harus lebih jeli. Biasanya, harga kerupuk kulit babi relatif lebih murah atau justru jauh lebih mahal tergantung lokasi, namun konsistensi bentuknya cenderung lebih rapi dan melingkar sempurna dibanding rambak sapi yang bentuknya beragam.

Dengan memahami ciri-ciri di atas, konsumen diharapkan bisa lebih teliti sebelum membeli. Pastikan selalu memeriksa logo halal MUI atau cek juga nomor sertifikatnya di website https://bpjph.halal.go.id/ dan pastikan telah benar-benar terdaftar untuk menjamin keamanan konsumsi.

img_title Tahu Walik, Jajanan Renyah Khas Banyuwangi yang Mudah Dibuat di Rumah