Harga Minyakita Melambung, Pemko Padang Segera Gelar Operasi Pasar Murah

Minyak goreng kemasan merek Minyakita
Sumber :
  • humas kemendag

Padang – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) bergerak cepat merespons tren kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran. Sebagai langkah konkret, Pemko Padang menjadwalkan pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah titik strategis guna menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

img_title Keren! Bank Nagari Masuk Daftar Bank Terbaik Dunia Versi Forbes 2026

Fokus utama dari operasi pasar kali ini adalah komoditas minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita, yang belakangan mengalami fluktuasi harga dan memicu kekhawatiran terkait isu kelangkaan di tingkat pengecer.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang melalui Kepala Bidang Pengendalian Bahan Pokok, Edrian Edward, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada konsumen. Menurutnya, pemerintah tidak ingin membiarkan spekulasi pasar mengganggu daya beli masyarakat.

img_title Jelang Idul Adha 2026, BI Sumbar Waspadai Lonjakan Inflasi akibat El Nino dan Konsumsi

“Kita menyadari adanya dinamika harga di lapangan. Oleh karena itu, operasi pasar murah ini hadir sebagai langkah responsif pemerintah untuk memastikan warga Padang tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Edrian dalam keterangannya, Senin (4/5).

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perdagangan Kota Padang tidak bergerak sendiri. Edrian menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dan akan memboyong sejumlah distributor utama (distributor center) yang memiliki kapasitas stok besar untuk terjun langsung ke lapangan.

img_title Siap-Siap! Event Lari Tanpa Alas Kaki Pertama di Padang Pariaman Segera Digelar

Beberapa nama besar yang dipastikan ikut serta dalam operasi pasar ini antara lain Bulog, PT Incasi Raya, hingga PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Keterlibatan para raksasa distributor ini diharapkan mampu memangkas rantai distribusi sehingga harga yang sampai ke tangan masyarakat jauh lebih rendah.

“Kita memboyong distributor satu seperti Bulog, Incasi Raya, Perusahaan Perdagangan Indonesia dan lainnya untuk menyediakan Minyakita di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter,” tegas Edrian.

Operasi pasar ini direncanakan tersebar di beberapa kecamatan untuk menghindari penumpukan massa sekaligus memastikan distribusi yang merata. Selain Minyakita, sejumlah komoditas pangan lainnya yang berpotensi menyumbang inflasi juga akan dipantau ketat.

Isu kelangkaan Minyakita di pasaran sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan ibu rumah tangga di Kota Padang. Namun, dengan kepastian stok dari distributor utama, Edrian meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau aksi borong yang berlebihan.

Halaman Selanjutnya
img_title