Komitmen Pemko Padang Optimalkan Layanan Kesehatan Hewan Terpadu dan Layanan Digital
- Diskominfo Kota Padang
Hingga akhir Juni 2026, UPT Puskeswan tercatat telah menerbitkan sebanyak 115 dokumen lalu lintas hewan. Sistem digital iSIKHNAS secara otomatis memvalidasi kelayakan dokumen berdasarkan status kesehatan hewan serta riwayat penyakit di daerah asal maupun daerah tujuan guna mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menular.
Untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik, Yasir menyiapkan tiga strategi utama. Strategi tersebut meliputi sosialisasi gencar terkait keberadaan dan fasilitas Puskeswan, peningkatan mutu pelayanan demi kepuasan masyarakat, serta pembentukan tim kerja yang solid di lingkungan UPT Puskeswan Kota Padang.
Layanan berkualitas yang dihadirkan UPT Puskeswan Nanggalo mendapat respons positif dari pelaku usaha maupun pencinta hewan. Wendi, seorang pemilik usaha petshop yang kerap melakukan pengiriman satwa—khususnya burung—ke luar daerah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengurusan dokumen berbasis digital dan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
"Sebagai pelaku usaha petshop, pengiriman hewan ke luar daerah memerlukan standar keamanan, kesehatan, dan legalitas yang ketat agar hewan tetap aman sampai di tangan konsumen dan tidak melanggar aturan karantina. Layanan lalu lintas hewan di Puskeswan Nanggalo sangat membantu kelancaran usaha kami. Prosesnya transparan, prosedurnya jelas, dan pemeriksaan dilakukan secara teliti oleh tenaga medis yang profesional," ungkap Wendi.
Hal senada diungkapkan Fadila Rahmi, warga pengguna layanan sterilisasi kucing di UPT Puskeswan Nanggalo. Ia mengapresiasi keramahan dan kepedulian para petugas medis dalam melayani hewan peliharaan.
"Saya sangat terbantu dengan adanya layanan sterilisasi kucing di Puskeswan Nanggalo. Pelayanannya profesional, ramah, dan sangat peduli terhadap kesehatan hewan. Kehadiran fasilitas ini tentu sangat memudahkan para pemilik anabul di Padang untuk merawat hewan peliharaan dengan lebih bertanggung jawab," tutur Fadila.