Pemko Padang Perkuat Komunikasi Kebencanaan dengan Stakeholder

Dampak Banjir Batu Busuk
Sumber :
  • Padang Viva/Andri Mardiansyah

Padang – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, terus memperkuat komunikasi kebencanaan dengan stakeholder terkait. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

img_title Jalur Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Direaktivasi, Ekonomi Sumbar Siap Tumbuh

Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Edi Hasymi mengatakan bahwa Kota Padang merupakan daerah rawan bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

"KSB merupakan garda terdepan dalam penanganan bencana. KSB diharapkan dapat memberikan sosialisasi dan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat," kata Edi, Rabu 17 Januari 2024.

img_title Hadapi Bibit Siklon Tropis 91B dan Peralihan Musim, BNPB Imbau Pemda dan Warga Siaga Banjir serta Longsor

Edi juga menjelaskan bahwa kegiatan pengurangan risiko bencana bisa dilakukan oleh banyak pihak, tidak hanya BPBD saja. Pihak kecamatan juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

"Kita mengharapkan bertambahnya kelurahan-kelurahan tangguh bencana lainnya yang diinisiasi oleh Kecamatan," ujar Edi.

img_title BPBD Kota Padang Imbau Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi dan Sebaran Asap

Edi menambahkan, pentingnya kolaborasi aktif antara semua stakeholder kebencanaan. Hal ini diperlukan untuk memudahkan koordinasi dalam penanganan bencana.

"Bencana harus dihadapi, mari kita update kembali me-recharge supaya jelas bagaimana ke depannya," kata Edi.

Sementara itu Kalaksa BPBD, Hendri Zulviton menyebut bahwa memperkuat jejaring dan koordinasi antar stakeholder kebencanaan sangat di butuhkan. Sehingga nanti ketika situasi darurat, komunikasi kita menjadi lebih mudah.