5 Dai 3T Siap Berdakwah di Kepulauan Mentawai

Alquran
Sumber :
  • iStock/Tamer Alkis

Padang – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) kembali meluncurkan program Dai 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk tahun 2024.

img_title Jalur Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Direaktivasi, Ekonomi Sumbar Siap Tumbuh

Sebanyak 500 dai dan daiyah ditugaskan untuk berdakwah di berbagai daerah 3T di Indonesia, termasuk 5 orang yang akan bertugas di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa), Yufrizal, mengatakan bahwa para dai ini akan melaksanakan dakwah selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

img_title Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Stel Seragam Gratis, Komitmen Jamin Pendidikan Anak hingga Perguruan Tinggi

"Program Dai 3T merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan keagamaan kepada seluruh warga negara Indonesia, termasuk masyarakat di daerah 3T," kata Yufrizal, Selasa 5 Maret 2024.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mahyudin, mengapresiasi program ini dan berharap para dai dapat memberikan pemahaman keagamaan yang baik kepada masyarakat di Mentawai.

img_title BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumbar 28–30 Oktober 2026: Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

"Saya patut berbangga dengan generasi muda yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakat," ujar Mahyudin.

Ia berpesan kepada para dai agar menyampaikan dakwah yang rahmatan lil 'alamin, santun, dan menyejukkan.

"Para dai diharapkan dapat menjadi pelopor yang bisa menjaga pilar bangsa Indonesia. Kebinekaan adalah sunnatullah dan anugerah dari Allah SWT yang wajib disyukuri dan dirawat bersama," tutup Mahyudin.