International Expo SMK Sumbar 2024 Ditutup
- Padang Viva
Produk-produk inovatif yang ditampilkan di Expo, tidak hanya menjadi dikenal oleh masyarat umum namun juga diperkenalkan ke pelaku industri dalam dan luar negeri.
Pelaku usaha berbasis digital serta para investor dari Jerman, Malaysia, dan Thailand, menghadiri Expo secara langsung. Sebagian lainnya hadir secara online. Begitu juga para perwakilan perusahaan-perusahaan dari pusat-pusat industri di Indonesia.
“Tujuannya kita memang ingin menghubungkan SMK dengan dunia industri dalam dan luar negeri. Selama ini, karya-karya siswa SMK kurang cenderung terbatas peredarannya. Lewat Expo ini, kita mau karya-karya tersebut diperkenalkan pada para buyer dan investor dari Indonesia dan luar negeri,” jelas Sepris Yornaldi, koordinator tim ahli International Expo SMK Sumbar 2024, saat diwancara di venue Expo, Sabtum 10 Agustus 2024.
18 perwakilan dari beberapa perusahaan dalam dan luar negeri, juga menandatangai MoU dengan Dinas Pendidika Provinis Sumatera Barat. MoU ini salah satu tujuan pentingnya ialah terbangunnya kerjasama dan koneksi ntara SMK dan dunia usaha yang lebih luas.
Di samping itu, tambahnya, ajang ini juga diharapkan membuka kolaborasi antar SMK dalam merancang produk inovatif dan berbasis digital, sekaligus ajang berbagi ilmu. Di sepanjang gelaran, diadakan Choaching Clinic serta angkaian diskusi terkait pengembangan produk berbasis digital.
Dari amatan dan wancara dengan guru serta para siswa yang berpatisipasi dalam kegiatan ini, beberapa calon pembeli dan investor tertarik untuk bekerja sama dengan SMK-SMK yang punya keesamaan visi dan orientasi.
“Setelah penandatangan MoU, kita akan terus mengembangkan produk sambil menjaga hubungan dengan dunis indstri dan dalam negeri,” Kembali mengutip Sepris.
Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Sumbar bersama tim ahli akan terus terbuhung dengan pelaku industri kreatif berbasis digital. Semua demi memperluas paras produk-produk inovasi berabagi SMK yang selama ini terkesan ekslusif dan beredar dilingkungan tertentu saja.
Ranti Adina Sari, guru yang mengampu jurusan pengembangan perangkat lunak di SMK 4 Payakumbuh, juga memiliki pandangan serupa. Menurutnya, produk-produk SMK selama ini seperti terpisah dari pasar karena tiadanya kegiatan khusus seperti Internasioal Expo SMK 2024 ini.