Wali Kota Fadly Amran Tekankan Evaluasi dan Tindak Lanjut Program Unggulan Pemko Padang

Fadly Amran (tengah)
Sumber :
  • Diskominfo Kota Padang

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan urgensi evaluasi menyeluruh dan perencanaan tindak lanjut yang matang dalam pelaksanaan program-program unggulan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

img_title Satpol PP Padang Amankan Lima Wanita dan Awasi Tempat Hiburan Malam

Fadly Amran menyoroti sejumlah isu krusial yang memerlukan penanganan segera. Isu-isu tersebut meliputi peningkatan kebersihan kota, penataan pasar yang lebih baik, perbaikan infrastruktur yang mendesak, optimalisasi penerangan jalan umum, pemberantasan praktik pungutan liar (pungli), serta penertiban reklame di lingkungan perkantoran.

"Ketertiban dan kebersihan menjadi prioritas utama Pemko Padang. Semua aspek harus terfasilitasi dengan baik. Kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama," kata Fadly Amran dikutip dari keterangan resminya, Rabu 9 april 2025.

img_title Kebakaran Los Batiah Pasar Payakumbuh, Pemko Pastikan Penanganan Pascabencana dan Penyelidikan Polisi

Lebih lanjut, ia menyinggung pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Fase VII Pasar Raya oleh para pedagang.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan berbelanja yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

img_title Percepat Pemulihan Bencana di Kawasan Guo Padang, Kementerian PU Fokus Bersihkan Pemukiman dan Sarana Publik

"Diperlukan solusi konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengingatkan agar sertifikat bagi peserta Pesantren Ramadan segera diserahkan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pantai sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.

"Kita meminta kebersihan kawasan pantai, termasuk penyediaan tempat sampah yang memadai, menjadi perhatian serius dan berkelanjutan. Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga harus dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Terkait pasar, kita harus memastikan pendataan pedagang dilakukan secara akurat," Maigus Nasir.