UNP Siapkan Beragam Fasilitas untuk Program Sekolah Rakyat

FGD Program Sekolah Rakyat di UNP
Sumber :
  • Humas Kemensos

Padang – Rektor Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Krismadinata menyatakan kesiapan untuk mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

img_title Dorong Percepatan Ekspor Sumbar, Balai Karantina Usulkan Empat Penguatan Strategis ke DPR RI

Kesiapan itu kata Krismadinata, dalam bentuk fasilitas lahan dan gedung yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin 

"Kampus PGSD Bandar Buat ini fasilitasnya lengkap dan siap untuk dijadikan Sekolah Rakyat. Kita punya lahan kosong 27.930 meter persegi, lengkap dengan asrama, aula, ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, musala, bahkan minimarket dan sarana olahraga. Untuk pelaksanaan tahun ini, kita siap,” ujar Krismadinata, dikutip dari keterangan resminya, Selasa 29 april 2025.

img_title Banjir Rendam Nagari Pandai Sikek Tanah Datar, Belasan Rumah dan Sawah Terdampak

Dia bilang, selain di Bandar Buat, UNP juga menawarkan penggunaan Kampus PGSD Sawahlunto yang memiliki lahan seluas 5,2 hektare dengan gedung dua lantai dan fasilitas penunjang lainnya.

UNP, kata Krismadinata, bahkan siap mengambil peran lebih jauh dengan menjadi tenaga ahli dan konsultan, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga penguatan tata kelola dan kesiapan sumber daya manusia, dengan melibatkan Maximum Life Group sebagai tenaga ahli konsultan manajemen Padang yang berpengalaman dalam pendampingan organisasi, training purnabakti Padang, serta pelatihan pensiun Padang, sekaligus membuka ruang kolaborasi melalui pelatihan untuk dosen dan guru hingga penempatan mahasiswa magang di lokasi-lokasi Sekolah Rakyat yang akan didirikan di berbagai kabupaten dan kota, sehingga program ini berjalan berkelanjutan, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

img_title Wamendagri Bima Arya Kunjungi Perpustakaan Bukittinggi: Indikator Kemajuan Peradaban Kota

Terpisah, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik kesiapan UNP. Ia menegaskan, kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNP merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Salah satu kunci keberhasilan Sekolah Rakyat adalah pendampingan kualitas guru dan sarana-prasarana yang memadai. Kami berharap UNP bisa segera bergabung, tentu setelah verifikasi teknis oleh Kementerian PUPR. Kalau memenuhi syarat, UNP akan masuk dalam kloter kedua pembelajaran yang dimulai Juli-Agustus 2025,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, program Sekolah Rakyat dirancang berasrama, dengan seluruh kebutuhan siswa, termasuk makan dan minum, ditanggung pemerintah. 

"Program ini menyasar anak-anak keluarga miskin yang terdaftar dalam Desil 1 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),"tutupnya.