Kampus Unand Bakal Dijadikan Pusat Evakuasi Bencana Tsunami

Gubernur Mahyeldi. Foto/Andri Mardiansyah
Sumber :

PadangGubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi merekomendasikan dua langkah strategis kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), untuk meminimalisir risiko bencana tsunami di wilayahnya sebagai bentuk mitigasi. 

img_title Pasca-Dentuman Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan KBM di MAN 3 Padang Tetap Normal

Rekomendasi tersebut adalah, menjadikan Universitas Andalas (Unand) sebagai lokasi utama evakuasi akhir dan menjadikan rumah sakit Unand sebagai penyangga RSUP M. Djamil dalam penanganan korban apabila bencana itu datang.

"Kita menilai area kampus Unand layak untuk dijadikan lokasi evakuasi akhir jika seandainya terjadi bencana tsunami. Termasuk rumah sakitnya, juga kita rekomendasikan ke BNPB untuk penyangga RSUP M. Djamil," ujar Mahyeldi dikutip dari keterangan resminya, Sabtu 10 Mei 2025

img_title Viral Supir Truk Antre Solar di SPBU Dharmasraya, Kaget Ditagih Uang Parkir oleh Dishub

Menurut Mahyeldi, meski tidak seorang pun yang dapat memastikan kapan terjadinya bencana, selaku pemerintah tentu perlu tetap menyiapkan langkah mitigasi. Tujuannya, agar resiko yang timbgul, dapat diminimalisir.

"Untuk itu mitigasi bencana harus terus diting­katkan dan diperkuat," kata Mahyeldi.

img_title Pimpin Rapat Tol Bukittinggi–Sicincin Rp29 Triliun, Andre Rosiade Minta Kepala Daerah Turun ke Lapangan

Mahyeldi bilang, rekomendasi ini disambut baik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Saat melakukan kunjungan ke Sumbar beberapa hari lalu, Suharyanto menilai Unand sangat layak dari segi geografis dan fasilitas. 

Kata Mahyeldi, Letjen TNI Suharyanto menilai bahwa selain berada di daerah ketinggian, rumah sakit Unand juga memiliki peralatan mumpuni dan tenaga medisnya yang handal.

BNPB kata Mahyeldi, serius dalam mitigasi bencana di seluruh Indonesia, termasuk Sumbar. Bahkan, akan segera menindaklanjuti usulan kita dengan kerjasama yang mencakup kesehatan, penyediaan peralatan, fasilitas, dan penyelamatan korban tsunami. 

"Paka Suharyanto, juga berharap sinergitas pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mitigasi bencana terus ditingkatkan,"tutup Mahyeldi.