Delegasi 15 Negara Kunjungi Stasiun Kereta Api Padang Panjang

Kunjungan 15 Delegasi ke Stasiun KA Padang Panjang
Sumber :
  • Diskominfo Padang Panjang

Padang – Sebanyak 45 perwakilan dari 15 negara yang tergabung dalam We Are Site Managers International Symposium lakukan kunjungan ke Stasiun Kereta Api Padang Panjang, pada Minggu kemarin.

img_title Antisipasi Cuaca Ekstrem, Jajaran Manajemen KAI Divre II Sumbar Cek Prasarana Lintas Indarung-Teluk Bayur

Stasiun ini merupakan salah satu bagian dari Warisan Dunia Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS).

Rombongan disambut Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, bersama Asisten II, Ewasoska, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nasrul serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Nurasrizal.

img_title SISSCa 2026: Panggung Songket Silungkang Mendunia dan Penggerak Ekonomi Kreatif Sawahlunto

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda sebelum para delegasi melanjutkan kegiatan simposium di Kota Sawahlunto yang akan berlangsung hingga 28 Agustus mendatang.

Sekdako Sonny menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, selain memperkenalkan Kota Padang Panjang, momentum ini juga menunjukkan pentingnya keberadaan WTBOS sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

img_title KAI Buka Rekrutmen Pegawai 2026, Divre II Sumbar Wanti-wanti Warga Waspadai Penipuan dan Calo

“Kami mengucapkan terima kasih karena rombongan We Are Site Managers International Symposium menyempatkan diri datang ke Stasiun Kereta Api Padang Panjang. Meskipun jadwal cukup padat, para delegasi tetap meluangkan waktu untuk melihat langsung salah satu warisan dunia yang ada di kota ini,” ujarnya dikutip dari keterangan resminya, Senin 25 Agustus 2025.

Sementara itu, Steering Committee We Are Site Managers International Symposium,  Rahmat Gino Sea Games menegaskan kunjungan tersebut memiliki makna strategis untuk memperkuat upaya perlindungan dan pengelolaan WTBOS, yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 6 Juli 2019 lalu.

“Simposium ini berfokus pada penguatan hubungan kolaboratif antar pengelola situs dan praktisi warisan budaya. Dari pertemuan ini diharapkan lahir inisiatif yang dapat meningkatkan pemahaman internasional mengenai peran, tanggung jawab, tantangan, serta kerja sama antar pengelola situs warisan dunia,” ungkapnya.

Sebelum meninjau Stasiun Kereta Api Padang Panjang, rombongan juga sempat diajak menikmati kuliner khas setempat, Sate Mak Syukur, sebagai bagian dari penyambutan