Pemkab Dharmasraya Luncurkan Beasiswa Rp1,2 Miliar untuk 2.000 Siswa
- Humas Pemkab Dharmasraya
Padang – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara resmi meluncurkan Program Beasiswa Dharmasraya Juara.
Program ambisius senilai Rp1,2 miliar ini akan menyasar 2.000 siswa serta memberikan pelatihan khusus kepada 30 guru SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Dharmasraya.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan dana.
"Ini adalah langkah besar Pemkab Dharmasraya untuk menyiapkan generasi muda agar adaptif, cakap teknologi, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,"kata Annisa Suci Ramadhani, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 1 Oktober 2025.
Annisa menyoroti bahwa akses terhadap bimbingan belajar (bimbel) kredibel selama ini terbatas pada kota-kota besar.
Oleh karena itu, beasiswa ini hadir sebagai solusi nyata untuk pemerataan kesempatan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak-anak Dharmasraya.
Program tahun pertama ini kata Annisa, akan berfokus pada bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), termasuk mata pelajaran kritis seperti sains, matematika, bahasa Inggris, koding, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
"Literasi sains serta logika berpikir sistematis sangat penting dalam menghadapi era digitalisasi pendidikan modern," jelas Annisa.
Ia menambahkan bahwa, Pemkab Dharmasraya memanfaatkan ruang kewenangan melalui kegiatan ekstrakurikuler untuk mengimplementasikan kurikulum tambahan ini.
Ia pun berharap program Beasiswa Dharmasraya Juara 2025 dijalankan melalui sinergi strategis dengan Ruangguru.
Kepada para orang tua siswa penerima, Bupati Annisa berpesan agar mereka mengawal dan memastikan kesempatan ini dimanfaatkan secara optimal. Program ini, menurutnya, adalah investasi pendidikan jangka panjang bagi daerah.
"Dengan adanya sinergi antara Pemkab, sekolah, orang tua, dan mitra strategis, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi unggul, berintegritas, serta siap bersaing secara nasional maupun global di masa depan,"tutup Annisa Suci Ramadhani.