Maelo Pukek Tradisi Gotong Royong Nelayan di Pesisir Pantai Padang
- Adriana Adie
Padang – Pesisir Pantai Padang tidak hanya menawarkan keindahan matahari terbenam, tetapi juga menyuguhkan pemandangan budaya yang sarat akan makna: Maelo Pukek. Tradisi menangkap ikan dengan jaring panjang ini tetap eksis di tengah modernisasi alat tangkap laut.
Maelo Pukek, yang secara harfiah berarti "menarik jaring", merupakan metode tradisional nelayan di Sumatera Barat. Aktivitas ini biasanya dimulai sejak pagi buta. Para nelayan menebar jaring (pukek) ke tengah laut menggunakan perahu, lalu menariknya kembali ke daratan secara manual dari tepi pantai.
Gotong Royong Sebagai Nafas Utama
Keunikan utama dari Maelo Pukek adalah keterlibatan banyak orang. Jaring yang berat dan panjang membutuhkan tenaga belasan hingga puluhan orang untuk ditarik ke darat. Pantauan di lokasi menunjukkan para nelayan berdiri berjejer, melilitkan tali di pinggang, dan melangkah mundur seirama mengikuti komando.
Maelo Pukek di Kota Padang
- Adriana Adie
"Ini bukan soal hasil ikannya saja, tapi kebersamaannya. Kalau tidak kompak, jaringnya bisa koyak atau ikannya lepas," ujar Buyung (52), salah seorang nelayan di kawasan Pantai Purus, Rabu (4/2).
Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Kini, Maelo Pukek bukan sekadar kegiatan ekonomi, melainkan atraksi wisata. Tak jarang wisatawan domestik maupun mancanegara ikut terjun membantu nelayan menarik tali. Sensasi menarik jaring dari dasar laut memberikan pengalaman autentik bagi pengunjung yang datang.
Hasil tangkapan dari Maelo Pukek biasanya berupa ikan-ikan kecil seperti ikan maco, teri, hingga ikan kembung. Ikan-ikan ini seringkali langsung dibeli oleh warga sekitar atau pemilik warung makan di sepanjang pantai karena kondisinya yang masih sangat segar.
Maelo Pukek di Kota Padang
- Adriana Adie
Tantangan di Era Modern
Meski masih bertahan, tradisi ini menghadapi tantangan besar. Perubahan garis pantai akibat abrasi serta berkurangnya minat generasi muda menjadi ancaman bagi kelestarian Maelo Pukek. Pemerintah Kota Padang terus berupaya menjadikan tradisi ini sebagai bagian dari agenda wisata budaya untuk memastikan nilai-nilai luhur di dalamnya tidak hilang ditelan zaman.
Maelo Pukek di Kota Padang
- Adriana Adie