Hari Pertama Ramadan, Pasar Pabukoan Imam Bonjol Padang Langsung Diserbu Warga

Ilustrasi Pasa Pabukoan
Sumber :
  • Dok.Dprdpadang

Padang – Suasana sore di Pasar Pabukoan Imam Bonjol, Kota Padang, mendadak riuh pada Kamis (19/2/2026). Ratusan warga mulai memadati tenda-tenda pedagang dalam rangka hari pertama pembukaan Pasar Pabukoan Imam Bonjol, pusat kuliner musiman terbesar di Kota Padang untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Pemerintah Kota Padang secara resmi membuka sentra takjil ini untuk memfasilitasi UMKM sekaligus memudahkan masyarakat mencari menu berbuka puasa yang higienis dan variatif. Sejak pukul 15.30 WIB, para pedagang sudah mulai menata dagangannya, mulai dari kudapan tradisional hingga minuman segar kekinian.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa menu-menu legendaris tetap menjadi incaran utama pengunjung. Cendol durian, bongko, bubur kampiun, hingga lamang tapai terlihat habis dipesan warga bahkan sebelum waktu berbuka tiba. Tak hanya makanan manis, lauk pauk khas Minang seperti rendang lokan dan gulai tambusu juga banyak diburu oleh para ibu rumah tangga.

"Hari pertama ini luar biasa ramai. Saya sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan bubur kampiun langganan," ujar Sari (34), salah satu pengunjung asal Padang Barat.

Untuk menjamin kenyamanan konsumen, Dinas Kesehatan Kota Padang bersama BPOM turut melakukan pemantauan di lokasi. Petugas mengambil beberapa sampel makanan secara acak untuk memastikan tidak ada penggunaan zat berbahaya seperti rhodamin B atau formalin.

Kondisi arus lalu lintas di sekitar Jalan Imam Bonjol terpantau padat merayap. Pihak Dinas Perhubungan dan Kepolisian telah menyiagakan personel untuk mengatur parkir dan mobilitas kendaraan guna mencegah kemacetan total di pusat kota.

Pasar Pabukoan Imam Bonjol ini direncanakan akan terus beroperasi setiap hari selama satu bulan penuh, mulai pukul 15.00 WIB hingga waktu berbuka puasa.

img_title WSYF 2026 Menyulap Kota Tua Padang Jadi Pusat Kreativitas Generasi Muda Sumatera Barat