Bukan di Sumatera Barat, Arsitektur Mirip Rumah Gadang Ini Ada di Belanda
- Tripadvisor
Padang – Sebuah pemandangan tak biasa menyapa setiap pengunjung yang melangkahkan kaki ke Efteling, taman hiburan terbesar di Belanda yang berlokasi di Kaatsheuvel. Sebelum menikmati ragam wahana dongeng di dalamnya, pengunjung akan dibuat takjub oleh kemegahan gerbang utama bernama Het Huis Van De Vijf Zintuigen (Rumah Lima Indra). Menariknya, struktur atap bangunan ikonik ini memiliki kelengkungan tajam dan meruncing yang sangat mirip dengan atap gonjong pada Rumah Gadang khas Minangkabau, Sumatera Barat.
Het Huis Van De Vijf Zintuigen dirancang oleh arsitek kenamaan Belanda, Ton van de Ven, dan resmi dibuka untuk umum pada tahun 1996. Bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai loket penjualan tiket dan pintu masuk utama, tetapi juga menjadi simbol penyambutan yang merangsang seluruh indra manusia—penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa—sesuai dengan namanya.
Secara arsitektural, bangunan ini diakui sebagai salah satu struktur beratap jerami (thatched roof) terbesar di dunia. Luas konstruksi atapnya mencapai lebih dari 4.500 meter persegi dengan ketinggian puncak mencapai sekitar 52 meter. Lima puncak kerucut yang melengkung anggun pada bagian atap mengandalkan tiang-tiang kayu raksasa sebagai penopang utama, menciptakan nuansa alami sekaligus megah.
Bentuk puncaknya yang melengkung dan mencuat ke atas secara visual membawa ingatan publik pada kebudayaan Nusantara, khususnya keanggunan atap gonjong Minangkabau. Kemiripan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, terutama pengunjung asal Indonesia yang mengagumi bagaimana elemen estetika tradisional Nusantara dapat terintegrasi secara harmonis dalam arsitektur berstandar internasional di Eropa.
Proses pembuatan atap jerami pada Het Huis Van De Vijf Zintuigen melibatkan pengerjaan kriya tingkat tinggi. Penggunaan bahan-bahan alami tidak hanya memberikan nilai estetika dongeng yang hangat dan autentik, tetapi juga mencerminkan komitmen Efteling terhadap kelestarian lingkungan dan penyelarasan dengan alam sekitarnya.
Pada malam hari, tata pencahayaan yang dirancang khusus semakin mempertegas lekukan-lekukan dramatis pada atap gonjong bangunan tersebut. Cahaya temaram bertema keemasan memancar dari celah-celah kayu dan bawah jerami, memberikan aura magis yang menyempurnakan pengalaman visual para pengunjung sebelum mereka memasuki kawasan taman bermain.