Pertamina Siapkan SPBUN Terintegrasi di Galang Baru Batam

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus
Sumber :
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Padang – PT Pertamina Patra Niaga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan masyarakat pesisir.

img_title Cetak Sejarah di MotoGP Austria, Pedro Acosta Raih Kemenangan Perdana di Kelas Utama

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memperluas akses energi bagi para nelayan melalui pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN).

Rencana pengembangan SPBUN di kawasan pesisir ini dirancang untuk beroperasi secara berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

img_title Pemko Padang Salurkan Bantuan Sarana Tangkap untuk Pulihkan Ekonomi Nelayan Pascabencana

Integrasi ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam membangun ekosistem usaha penunjang sektor perikanan yang solid.

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, meninjau langsung calon lokasi pembangunan SPBUN di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

img_title Borong 40 Penghargaan di ENSIA 2026, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Komitmen Lingkungan dan TJSL

Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif kondisi lokasi serta berbagai faktor penunjang operasional ke depan.

Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa posisi calon lokasi SPBUN ini sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 200 meter dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) atau Kampung Nelayan setempat. Lokasi ini dinilai amat ideal untuk menopang kebutuhan bahan bakar harian para nelayan.

Dengan hadirnya titik pengisian bahan bakar ini, SPBUN Galang Baru diproyeksikan mampu melayani kebutuhan BBM bagi sedikitnya 1.632 unit kapal nelayan.

Selain meninjau potensi konsumen, tim juga memeriksa kesiapan lahan, kemudahan akses distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya.

Panel Barus menjelaskan bahwa SPBUN ini diproyeksikan menjadi pilar utama dalam menciptakan kawasan usaha nelayan yang terintegrasi dari hilir ke hulu.

Kawasan terpadu tersebut nantinya tidak hanya menyediakan bahan bakar, tetapi juga fasilitas vital perikanan lainnya.

Dalam ekosistem terpadu tersebut, akan tersedia berbagai sarana penunjang aktivitas melaut, mulai dari pabrik es, cold storage, hingga sistem pengelolaan air bersih.

Semua fasilitas dirancang saling terhubung untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas masyarakat pesisir.

Pengembangan ekosistem penunjang ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi primer.

Dalam hal ini, Pertamina Patra Niaga fokus menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pasokan BBM bagi kapal nelayan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal rencana ini.

Halaman Selanjutnya
img_title