Jadi 4 Orang, Korban Keracunan Massal di Lapas Bukittinggi Kembali Bertambah
- Ade Suhendra
Padang – Korban keracunan massal di Lapas Kelas IIA Bukittinggi kembali bertambah hari ini jadi 4 orang, Selasa 6 Mei 2025.
Hal ini dibenarkan oleh Direktur Utama RSAM Bukittinggi, Busril bahwa korban keempat meninggal dunia pada Selasa 6 Mei 2025 dinihari sekira pukul 03.01 WIB.
"Betul, pasien terakhir yang dirawat di ruang ICU dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (6/5) dini hari tadi jam 03.01 WIB," ujar Dirut RSAM, Busril.
Ia menjelaskan bahwa korban berinisial D (25 tahun) dan telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di salah satu desa di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.
Sebelumnya diketahui bahwa sebanyak 23 orang warga binaan dirawat di dua rumah sakit di Bukittinggi yaitu RSUD Bukittinggi dan RSAM Bukittinggi sejak Rabu 30 April 2025.
Satu orang meninggal dunia di RSUD, dan 3 lainnya di RSAM. Sementara 19 orang lainnya dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke Lapas.
Kasatreskrim Polresta Bukittinggi, AKP Idris Bakara mengatakan bahwa puluhan saksi sudah dilakukan permintaan keterangan.
"Saksi yang dimintai keterangan berjumlah 24 orang dengan tiga antaranya merupakan petugas Lapas dan belum dinyatakan status tersangka," kata Idris.
Ia juga menegaskan bahwa adanya oknum narapidana yang mengambil alkohol 70 persen untuk diolah menjadi minuman.
"Benar seperti yang kami sampaikan di awal kejadian, bahwa adanya oknum napi yang menyalahgunakan alkohol bahan pembuat parfum," kata Kasatreskrim Polresta Bukittinggi.
Menurutnya warga binaan mengkonsumsi minuman tersebut dilakukan pada Selasa 29 April 2025 dan mulai berdampak keesokan harinya hingga dilarikan ke rumah sakit.