KONI Bukittinggi Periode 2025-2029 Resmi Dilantik, Ini Harapan Wali Kota Bukittinggi

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias
Sumber :
  • Ade Suhendra

Padang – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bukittinggi periode 2025-2029 resmi dilantik oleh Ketua KONI Provinsi Sumbar, Roni Pahlawan di Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa 3 Juni 2025.

img_title Fakta Unik Orang Kidal yang Jarang Diketahui

KONI Bukittinggi diketuai oleh Hendra Hendarmin, Sekretaris diamanahkan kepada Hamdan HS, dan Bendahara dipercayakan kepada Angga Kurniawan.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang hadir menyaksikan pelantikan mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan KONI Bukittinggi periode 2025-2029.

img_title 5 Pilar Penting Bagi Atlet untuk Pertahankan Stamina dan Cegah Cedera

"Harapan saya adalah bagaimana olahraga di Bukittinggi dapat kembali bergairah dan berkembang lagi," kata Ramlan Nurmatias.

Ia menjelaskan bahwa agar jangan berpikir bahwa di KONI ini adalah APBD tapi melainkan mengabdi di bidang olahraga.

img_title Ajang The Arena of Maestro x Andalas University 2026 Sedot 1.000 Atlet Karate di GOR FIK UNP

"KONI sesuai UU No 11 adalah mitra pemerintah daerah dan menciptakan atlet baru sehingga berharap juga nantinya dapat memantau bagaimana prioritaskan yang akan kita benahi seperti Lapangan Atas Ngarai dan Kolam Bantola," ujar Wali Kota Bukittinggi.

Dikatakannya, untuk Kolam Bantola direncanakan akan ditimbun dan difungsikan menjadi arena olahraga lain seperti balap, skateboard, dan sepeda.

"KONI bersama Dinas Pemuda Olahraga sudah saya minta untuk meninjau Kolam Bantola ini," katanya.

Selain itu, pemerintah berharap adanya pembinaan atlet yang dilakukan KONI dan Pengcab sehingga untuk Porprov tidak kelabakan untuk mencari atlet.

"Saya tidak perlu prestise dan tidak akan pernah bangga apabila atlet itu dicari dan dibayar, tapi yang saya senang adalah berapa pun nomor kita, itu berasal dari jerih payah keringat kita sendiri," ujarnya.

Kemudian Ramlan juga tidak ingin nantinya KONI menjadi arena politik sebab olahraga tidak akan beres kalau dicampurkan dengan politik.