Jamin Takaran BBM dan LPG Pas, Pertamina dan Pemko Banda Aceh Gelar Sidak

Pengawasan BBM di SPBU
Sumber :
  • Humas Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Padang – Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan langkah proaktif. 

img_title Jaga Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Binda Sumut Perkuat Sinergi

Melalui UPTD Metrologi Legal, tim gabungan menggelar pengawasan terpadu untuk memastikan kualitas serta ketepatan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kg di lapangan.

Kegiatan pengawasan ketat ini menyasar sejumlah titik strategis di Kota Banda Aceh, di antaranya SPBU 14.232.485 Simpang Jam dan SPBU 13.232.413 Lhong Raya.

img_title Urai Antrean Solar di Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tambah Pasokan BBM Hingga 18 Persen

Tak hanya sektor transportasi, tim juga melakukan pengecekan mendalam pada sektor rumah tangga di Pangkalan LPG 3 kg Berkat Alam Jaya, Lhong Cut, serta Pangkalan LPG 3 kg Beusarie Niaga di wilayah Baiturrahman.

Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh, Fikri mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan angka yang memuaskan.

img_title Tanggap Darurat Banjir Aceh Tamiang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak

Seluruh alat ukur dan pompa takar BBM di SPBU yang diperiksa dinyatakan berfungsi dengan normal serta berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan dari Kementerian Perdagangan.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan bersama Pertamina menunjukkan seluruh SPBU di wilayah Banda Aceh memenuhi ketentuan yang berlaku. Ini adalah langkah penting untuk melindungi hak-hak konsumen, terutama saat konsumsi energi diperkirakan meningkat menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu 28 Februari 2026.

Selain BBM, fokus pengawasan juga diarahkan pada timbangan tabung LPG 3 kg atau "Gas Melon".

Tim memastikan bahwa berat tabung saat kosong maupun saat terisi berada di kisaran standar, yakni sekitar 8 kg (isi penuh).

Selain takaran yang pas, pendistribusian LPG di Banda Aceh dinilai stabil dengan harga eceran tertinggi (HET) yang terjaga di angka Rp18 ribu per tabung.

Lebih lanjut, tim gabungan juga memastikan bahwa ketersediaan stok energi di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya berada dalam kategori aman.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan akibat adanya lonjakan permintaan secara mendadak. Pemerintah berharap stabilitas pasokan ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri mendatang.

Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori, menegaskan bahwa monitoring rutin adalah agenda wajib bagi Pertamina untuk menjaga kualitas dan kuantitas produk.

Menurutnya, pengawasan sengaja ditingkatkan pada momentum Ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa perlu khawatir akan pasokan energi yang tidak sesuai standar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bentuk transparansi perusahaan.

Komitmen ini bertujuan untuk membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang andal dan terjaga akurasinya di seluruh lini operasional.

Sebagai penutup, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian energi sesuai kebutuhan sewajarnya.

Dengan pasokan yang aman dan pengawasan yang terus dilakukan secara berkala, Pertamina menjamin energi akan terus tersedia di setiap sudut kota. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.