Idulfitri 1447 H: Arus Mudik Meningkat, Sektor Wisata Sumbar Siap Panen Rezeki

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah
Sumber :
  • Humas Sumbar

Padang – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tidak hanya dipandang sebagai perayaan spiritual, namun juga dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) untuk mendorong sektor pariwisata dan perputaran ekonomi daerah. Kenaikan jumlah kunjungan wisatawan dan pemudik tahun ini dinilai menjadi katalisator positif bagi pertumbuhan ekonomi di Ranah Minang.

img_title Meneladani Kisah dan Karisma Buya Hamka, Ulama yang Menginspirasi Lintas Generasi

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran merupakan peluang besar yang harus dikelola dengan baik. Hal tersebut disampaikannya usai melaksanakan ibadah Salat Idulfitri pada Sabtu (21/3/2026).

“Alhamdulillah, pantauan kami menunjukkan jumlah kunjungan ke Sumatera Barat meningkat signifikan. Salah satu indikatornya terlihat dari sektor penerbangan yang mencatatkan kenaikan sekitar 12 persen dibandingkan periode sebelumnya. Ini tentu menjadi peluang besar untuk mendorong ekonomi daerah kita,” ujar Mahyeldi dengan optimis.

img_title Gubernur Mahyeldi Besuk Ketua MUI Sumbar, Korban Kebakaran KMP Batumandi di RS Medika Cilegon

Peningkatan arus masuk melalui jalur udara ini diyakini akan linear dengan keterisian hotel, omzet pelaku UMKM, serta pendapatan di berbagai destinasi wisata unggulan. Gubernur menambahkan bahwa perputaran uang dari para perantau yang pulang kampung (mudik) akan memberikan dampak instan pada konsumsi rumah tangga di tingkat lokal.

Untuk menyambut tren positif ini, Pemprov Sumbar telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan kenyamanan para pengunjung. Fokus utama terletak pada kesiapan infrastruktur jalan, keamanan di objek wisata, serta ketersediaan stok pangan dan energi yang mencukupi selama masa libur panjang.

img_title Legislator Sumbar Soroti Sawit Ilegal di Bekas Karhutla Dharmasraya: Jangan Dianggap Sepele!

“Kita ingin para perantau dan wisatawan merasa nyaman. Jika pelayanan kita baik, perputaran ekonomi akan berjalan lebih lama karena durasi tinggal pengunjung juga meningkat,” tambahnya.

Sektor kuliner dan kerajinan tangan khas Minangkabau diprediksi akan menjadi primadona selama musim lebaran ini. Mahyeldi berharap, para pelaku usaha lokal dapat memberikan pelayanan terbaik dan harga yang wajar demi menjaga citra positif pariwisata Sumatera Barat di mata nasional maupun internasional.

Dengan pertumbuhan sektor penerbangan mencapai 12 persen, Idulfitri 1447 H diproyeksikan menjadi salah satu periode dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi bagi Sumatera Barat sepanjang semester pertama tahun 2026.