UNP Gandeng Goethe-Institut dan Dubes Jerman Perkuat Jejaring Global
- Silvia/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP
Constanze menekankan bahwa penguasaan bahasa merupakan aspek kunci yang menghubungkan masyarakat antarnegara. Pembelajaran bahasa Jerman tidak hanya mengasah keterampilan linguistik, tetapi juga membuka wawasan kebudayaan baru, memperluas perspektif, serta membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi lintas budaya.
“Langkah pertama untuk meraih berbagai peluang tersebut adalah bahasa,” tutur Constanze.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara pihak UNP dan Goethe-Institut Indonesien yang disaksikan langsung oleh Duta Besar Ralph Beste. Momen ini menandai komitmen resmi kedua belah pihak dalam memperkuat kerja sama jangka panjang.
Sebagai bentuk implementasi konkret dari kerja sama tersebut, rombongan bertolak menuju lantai tiga Perpustakaan UNP untuk meresmikan UNP Germany Corner. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pembelajaran bahasa Jerman, ruang pengenalan budaya, sekaligus akses informasi bagi sivitas akademika yang ingin mengeksplorasi peluang pendidikan maupun pengembangan kapasitas di Jerman.
Kehadiran ruang kolaboratif ini diharapkan menjadi titik temu yang produktif bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk berinteraksi. Selain itu, langkah strategis ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Bermutu) melalui penyediaan pendidikan berwawasan global, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama internasional yang berkelanjutan.