Pengantar Es Kristal di Padang Diserang Samurai Saat Bekerja, Polisi Buru Pelaku

Seorang pengantar es kristal di Kota Padang menjadi korban penganiayaan.
Sumber :
  • Polresta Padang

Padang – Seorang pria berinisial DAP (33), yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar es kristal, harus mengalami nasib tragis saat tengah mencari nafkah. Ia menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh orang tak dikenal di Jalan Gajah VII, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

img_title BNNP Sumatra Barat Gagalkan Penyelundupan 44 Kilogram Ganja Lintas Sumatra di Pasaman

Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa berdarah yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung bergerak cepat untuk menangani kasus ini.

"Ya, betul. Telah terjadi tindak penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di wilayah Air Tawar Barat," ujar AKP Yuliadi kepada awak media, Selasa (11/8/2026).

img_title Warga Bogor Rasakan Langsung Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Lewat Hujan Abu Dini Hari

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden penyerangan ini bermula ketika korban DAP sedang menjalankan tugas rutinnya mengantarkan pasokan es kristal ke salah satu warung di kawasan Jalan Gajah VII. Tanpa ada angin dan hujan, seorang terduga pelaku yang diketahui berinisial R tiba-tiba mendatangi korban yang sedang sibuk bekerja.

Tanpa banyak bicara dan diduga dilandasi motif tertentu yang masih didalami aparat, R langsung mengayunkan senjata tajam berjenis samurai ke arah korban. Serangan mendadak tersebut tidak mampu dihindari sepenuhnya oleh DAP, sehingga mengakibatkan luka robek yang cukup parah pada bagian tangan sebelah kiri korban.

img_title Walhi: Negara Dinilai Biarkan Kejahatan Ekologis Dalam Kasus Karhutla

Diketahui, korban DAP merupakan seorang karyawan swasta yang berdomisili di kawasan Pila Tarok, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Aksi kekerasan di siang bolong ini sempat mencuri perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Beruntung, insiden tersebut sempat disaksikan oleh seorang pengemudi ojek online berinisial AZ (20), warga Jalan Hercules, Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Sesaat setelah melukai korban secara membabi buta menggunakan samurai, terduga pelaku R langsung melarikan diri melarikan diri dari lokasi kejadian untuk menghindari penangkapan. Sementara itu, meskipun mengalami luka robek dan berdarah, korban DAP dilaporkan masih dalam kondisi sadar.

Warga bersama saksi di sekitar lokasi kemudian bergerak cepat memberikan pertolongan pertama. Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang guna mendapatkan tindakan medis intensif atas luka parah yang dideritanya pada bagian tangan.

Halaman Selanjutnya
img_title