BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca di Sumatera Barat Siang Ini

Ilustrasi Cuaca Ekstrem
Sumber :
  • Pixabay

Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat merilis pembaruan (update) peringatan dini cuaca pada Sabtu (26/9/2026) pukul 10.15 WIB. Sejumlah wilayah di Sumatera Barat berpotensi dilanda cuaca ekstrem menjelang siang hari.

img_title KAI Divre II Sumbar Kumpulkan 38 Kantong Darah Lewat Aksi Kemanusiaan di Stasiun Padang

Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprakirakan terjadi mulai pukul 10.30 WIB. Kondisi ini melingkupi kawasan perbukitan hingga wilayah pesisir.

Di Kabupaten Solok, wilayah yang berpotensi terdampak langsung mencakup Kecamatan Pantai Cermin, Hiliran Gumanti, dan Tigo Lurah. Masyarakat di kawasan ini diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman genangan maupun longsor.

img_title Korban Terakhir Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Galodo Solok Ditutup

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Tanah Datar, potensi hujan deras mengintai area X Koto, Batipuh, Pariangan, serta Lintau Buo Utara.

Kondisi serupa juga terdeteksi di kawasan Kabupaten Padang Pariaman, meliputi V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, 2 X 11 Kayu Tanam, dan Patamuan.

img_title Menko PMK dan Kepala BNPB Tinjau Langsung Penanganan Galodo Solok

BMKG juga mencatat potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Agam yang meliputi Kecamatan Matur, IV Koto, Sungai Pua, dan Malalak.

Wilayah-wilayah tersebut berada di kawasan lereng yang rawan terjadinya pergerakan tanah saat hujan lebat.

Adapun di Kabupaten Lima Puluh Kota, sebaran hujan lebat berpotensi melanda Harau, Kapur IX, dan Lareh Sago Halaban.

Wilayah Kabupaten Pasaman (Mapat Tunggul, Mapat Tunggul Selatan) serta Kabupaten Solok Selatan (Koto Parik Gadang Diateh) juga masuk dalam daftar waspada utama.

BMKG Minangkabau memperkirakan potensi hujan lebat ini dapat meluas ke sejumlah daerah jiran lainnya.

Di Pesisir Selatan, perluasan meliputi Batang Kapas, IV Jurai, Sutera, dan IV Nagari Bayang Utara, serta meluas ke Lembah Gumanti dan Danau Kembar di Kabupaten Solok.

Perluasan cuaca ekstrem ini diprakirakan turut menjangkau wilayah Kota Payakumbuh secara menyeluruh, mencakup Kecamatan Payakumbuh Barat, Utara, Timur, Selatan, hingga Lamposi Tigo Nagori, serta beberapa kecamatan sekitarnya di Lima Puluh Kota dan Pasaman.

Prakirawan BMKG Sumatera Barat mengonfirmasi bahwa kondisi cuaca basah yang disertai potensi angin kencang ini diprediksi masih akan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.

Halaman Selanjutnya
img_title