Pemko Padang Ngaku Banyak Hutang ke BPS

Andree Algamar (tengah)
Sumber :
  • Humas Pemko Padang

Padang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Algamar mengaku jika pihaknya punya hutang data ke Badan Pusat Statistik (BPS). Hutang itu disebutnya, bukan dalam bentuk uang, namun melainkan data yang disumbangkan untuk buku tahunan Padang Dalam Angka.

img_title Percepat Pemulihan Bencana di Kawasan Guo Padang, Kementerian PU Fokus Bersihkan Pemukiman dan Sarana Publik

Ia menjelaskan bahwa, data statistik tentang Kota Padang yang diterbitkan BPS melalui buku Padang Dalam Angka, merupakan bahan rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat luas.

"Ribuan orang melihat Padang Dalam Angka, terutama saat menyusun skripsi, tesis, maupun disertasi. Semua merujuk ke buku ini," kata Andree, Selasa 20 Februari 2024.

img_title Urai Antrean Solar di Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tambah Pasokan BBM Hingga 18 Persen

Andree menyampaikan terima kasih kepada BPS atas penerbitan buku Padang Dalam Angka yang bermanfaat bagi banyak pihak. Ia juga berpesan kepada peserta FGD untuk memberikan data yang tepat dan jelas kepada BPS agar data tersebut tidak keliru saat digunakan oleh publik.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang, Alfianto, menjelaskan bahwa buku Padang Dalam Angka tahun ini akan dicetak lebih cepat. Diharapkan buku yang berisi data tahun 2023 ini dapat menjadi rujukan bagi banyak orang.

img_title Diserang Menggunakan Botol Kaca, Dua Anggota Satpol PP Padang Luka-luka Saat Sita Miras

"Kita akan rilis bukunya pada tanggal 28 Februari nanti," tutupnya.