Politeknik ATI Padang Wisuda 338 Mahasiswa
- Padang Viva
Isra Mouludi menambahkan, dari serangkaian kegiatan rekrutmen yang telah dilakukan oleh industri, baik melalui rekrutmen langsung oleh industri ke kampus maupun melalui Job Fair Politeknik ATI Padang Tahun 2024 ini, sudah diterima sebanyak 50 orang wisudawan bekerja diberbagai industri.
"Saat ini 250 orang sedang difasilitasi oleh Unit Career Develompment Center (CDC) Politeknik ATI Padang menjalankan proses seleksi di berbagai industri, dalam waktu dekat akan diumumkan hasil seleksinya oleh industri,"ujar Isra Mouludi.
Kata Isra Mouludi, kegiatan Job Fair itu secara berkesinambungan dilaksanakan dikampus sebanyak 2 kali dalam setahun. Kami sangat berharap wisudawan yang sudah diterima bekerja di industri segera melaporkan tempat bekerjanya melalui program studi masing-masing.
Dia melanjutkan, saat ini Badan Pengembangan Sumber Daya Manuasia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian telah menetapkan penyelenggaraan pembangunan SDM Industri yang kompeten dengan agenda pengembangan diantaranya, penyelenggaraan Pendidikan Dual System dengan STEM Learning Model berstandar global.
Lalu, pelaksanaan penelitian terapan pada sektor industri prioritas. Lalu ada pengabdian masyarakat untuk pengembangan industri kecil dan menengah hingga, mengembangkan kelas industri.
"Salah satu program yang didorong untuk diimplementasikan pada unit pendidikan vokasi termasuk di Politeknik ATI Padang adalah penyelenggaraan Pendidikan Vokasi Industri Menuju Dual System,"kata Isra Mouludi.
Menurut Isra Mouludi, melalui penyelenggraan Pendidikan Dual System ini diharapkan menghasilkan SDM industri yang kompeten dan tanggap dengan kebutuhan industri serta pengembangan teknologi masa depan.
SDM kata Isra Mouludi, merupakan salah satu sumber daya yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan dan kemajuan ekonomi suatu negara.
Namun dari sudut pandang yang lain meningkatnya tenaga kerja justru sering kali menjadi persoalan ekonomi yang sulit untuk diselesaikan oleh pemerintah.
Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri sehingga tenaga kerja tidak terserap secara optimal. Pemerintah dalam hal ini Politeknik ATI Padang telah berperan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.
Selain itu, menurut Isra Mouludi, Politeknik ATI tahun ini menerima mahasiswa baru sebanyak 532 orang.