3 Komoditas Pokok di Padang Panjang Alami Penurunan Harga
- Kominfo Padang Panjang
Padang – Memasuki pekan kedua minggu april 2025, dinamika harga komoditas pangan di kota Padang Panjang, menunjukkan tren yang beragam di pasar.
Berdasarkan analisis data yang dirilis Pemko Padang Panjang, sejumlah komoditas pokok mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Tercatat, tiga jenis beras dengan kualitas berbeda, daging sapi, daging ayam broiler, cabai rawit, dan bawang putih mengalami penurunan harga dibandingkan dengan periode sebelum libur Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Analis Perekonomian dari Bagian Perekonomian dan SDA, Chandra Erfiko, penurunan harga pada tujuh komoditas ini lebih terasa dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya.
"Faktor utama yang memicu tren penurunan ini adalah mulai menurunnya tingkat permintaan konsumen setelah perayaan Idul Fitri usai. Hal ini merupakan siklus yang lazim terjadi setelah periode konsumsi tinggi selama hari raya,"kata Chandra Erfiko, Senin 14 april 2025.
Secara rinci, Chandra menjelaskan perubahan harga pada komoditas beras. Beras kualitas I mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp16.667 menjadi Rp16.584 perkilogram.
Penurunan yang lebih signifikan kata Chandra, terjadi pada beras kualitas II, yakni sebesar Rp166 per kilogram, dari Rp15.750 menjadi Rp15.584 perkilogram.
"Sementara itu, beras kualitas III mencatatkan penurunan harga terbesar di antara ketiganya, yaitu sebesar Rp333 per kilogram, dari Rp15 ribu menjadi Rp14.667 perkilogram,"ujar Chandra.
Chandra bilang, selain beras, komoditas protein hewani juga menunjukkan penurunan harga. Daging sapi mengalami penurunan harga yang cukup besar, yakni sebesar Rp5 ribu per kilogram, dari Rp146.667 menjadi Rp141.667 perkilogram.
Lalu, daging ayam broiler juga terpantau lebih murah dengan penurunan dari Rp32.000 menjadi Rp30.334 perkilogram.
Sementara itu, harga komoditas pedas seperti cabai rawit turun drastis sebesar Rp10 ribu per kilogram, dari Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu perkilogram, dan bawang putih juga mengalami penurunan dari Rp43.650 menjadi Rp43 ribu perkilogram.
Kata Chandra, sejumlah komoditas lainnya justru mengalami kenaikan harga yang disebabkan oleh faktor pasokan. Komoditas seperti cabai hijau, cabai merah, dan bawang merah masih menunjukkan tren kenaikan harga.
Chandra mengindikasikan bahwa penurunan stok di pasar disebabkan oleh terbatasnya jalur distribusi selama masa libur Lebaran. Selain itu, faktor cuaca ekstrem dan bencana banjir di beberapa wilayah sentra produksi juga turut mempengaruhi ketersediaan pasokan di pasar.