Wisatawan Nusantara ke Sumbar Melonjak 2,1 Juta Perjalanan pada Juli 2026

Jembatan Siti Nurbaya
Sumber :
  • Adriana Adie

Padang – Aktivitas sektor pariwisata di Provinsi Sumatera Barat menunjukkan tren positif yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) menuju berbagai kabupaten dan kota di wilayah ini mengalami peningkatan signifikan pada periode Juli 2026.

img_title Hati-Hati Potensi Hujan Sedang hingga Lebat, Ini Peta Prakiraan Cuaca Sumbar Tiga Hari ke Depan

Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, memaparkan bahwa total perjalanan wisnus yang tercatat sepanjang bulan tersebut mencapai 2.145.772 perjalanan. Angka ini mencatatkan pertumbuhan bulanan sebesar 3,11 persen jika dibandingkan dengan catatan pada bulan sebelumnya yang berada di angka 2.080.998 perjalanan.

Pertumbuhan positif juga terlihat secara tahunan (year-on-year). Apabila dibandingkan dengan bulan Juli 2025 yang mencatatkan 1.938.130 perjalanan, jumlah kunjungan wisnus pada Juli 2026 mengalami lonjakan sebesar 10,71 persen. Secara kumulatif dari bulan Januari hingga Juli 2026, total perjalanan wisnus tujuan Sumbar bahkan telah menyentuh angka 14,29 juta perjalanan, atau naik 2,32 persen dari periode yang sama tahun lalu.

img_title Dorong Percepatan Ekspor Sumbar, Balai Karantina Usulkan Empat Penguatan Strategis ke DPR RI

Jika dibedah berdasarkan daerah tujuan, Kota Padang masih kokoh menjadi magnet utama bagi para pelancong. Sepanjang Juli 2026, ibu kota provinsi ini meraup hingga 526.330 perjalanan wisnus.

Posisi selanjutnya diikuti oleh Kabupaten Agam dengan 185.390 perjalanan, Kabupaten Solok sebanyak 180.650 perjalanan, Kota Bukittinggi dengan 175.350 perjalanan, serta Kabupaten Padang Pariaman yang mencatatkan 145.930 perjalanan.

img_title Banjir Rendam Nagari Pandai Sikek Tanah Datar, Belasan Rumah dan Sawah Terdampak

Selain itu, destinasi lain seperti Kabupaten Lima Puluh Kota (138.470 perjalanan), Kabupaten Tanah Datar (121.980 perjalanan), Kabupaten Pesisir Selatan (108.690 perjalanan), Kabupaten Dharmasraya (77.360 perjalanan), dan Kota Payakumbuh (72.330 perjalanan) turut memberikan kontribusi besar terhadap total pergerakan wisatawan.

Dari segi pertumbuhan bulanan, Kota Padang mencatatkan lonjakan tertinggi di antara 10 daerah utama tersebut yakni sebesar 12,10 persen. Sementara itu, pertumbuhan secara tahunan tertinggi dipegang oleh Kabupaten Dharmasraya yang meroket hingga 29,09 persen dibandingkan Juli tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pergerakan warga lokal Sumbar yang melakukan perjalanan wisata juga terpantau meningkat. BPS mencatat perjalanan wisnus asal Sumbar pada Juli 2026 mencapai 1.921.716 perjalanan, naik 2,79 persen dari bulan Juni 2026.

Meski sektor pariwisata domestik menunjukkan taringnya, dinamika berbeda justru terjadi pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Data BPS menunjukkan kunjungan wisman melalui Bandara Internasional Minangkabau pada Juli 2026 tercatat sebanyak 6.377 kunjungan, atau mengalami penurunan sekitar 9,90 persen dibandingkan bulan Juni 2026 yang mencapai 7.078 kunjungan. Kendati demikian, lonjakan wisatawan nusantara berhasil menjadi penopang utama kuatnya denyut aktivitas pariwisata di Sumatera Barat sepanjang Juli 2026.