Rukyatul Hilal Bukti Negara Hadir di Tengah Umat Beragama

Ilustrasi Pengamatan Hilal. Foto/Andri Mardiansyah
Sumber :

Padang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, Helmi menyebutkan jika, kegiatan rukyatul hilal menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah-kehidupan umat beragama. 

img_title Pertagas Salurkan 475 Hewan Kurban ke 11 Provinsi di Indonesia

Dalam penentuan 1 Ramadan, 1 syawal dan 1 zulhijjah kata Helmi, ada berbagai pendapat. Ada yang menggunakan hisab, ada yang menggunakan rukyat dan ada juga yang menggabungkan keduanya. 

"Menyikapi adanya perbedaan itulah, kemudian negara hadir menjembatani semuanya. Kita berharap apa yang kita lakukan ini bermanfaat bagi umat, terutama umat beragama khususnya umat Islam," kata Helmi, Rabu malam 29 Juni 2022. 

img_title Idul Adha 1447 H: Bupati Khairunas Ajak Masyarakat Solok Selatan Teladani Keikhlasan dan Perkuat Gotong Royong

https://padang.viva.co.id/ragam-perkara/221-hilal-di-padang-tertutup-awan?terbaru=1

Menurut Helmi, hasil rukyatul hilal yang dilakukan sore kemarin dikirim ke Kemenag RI sebagai bahan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama. Meski di kota Padang hilal tidak terlihat, mudah-mudahan di Provinsi lain ada hilal yang terlihat. Karena adanya matlak atau perbedaan waktu 

img_title Bupati Khairunas Ajak Masyarakat Solok Selatan Maknai Idul Adha 1447 H dengan Semangat Gotong Royong

“Kita imbau masyarakat di Sumatera Barat untuk mematuhi keputusan sidang isbat yang telah ditetapkan pemerintah bersama Ormas Islam,”ujar Helmi. 

Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Edison menjelaskan bahwa, kegiatan rukyat hilal ini merupakan agenda rutin Kanwil Kemenag Sumbar bersama BHR, dan Ormas Islam. Namun sejak diteken kesepakatan kerjasama dengan BMKG Padang Panjang, Rukyatul Hilal ini diperkuat oleh tim BMKG. 

"Dalam kesepakatan itu, kita bukan saja melakukan rukyatul hilal untuk penentuan awal ramadan, sawal dan zulhijjah, tetapi setiap juga awal bulan qomariah,"kata Edison. 

Edison bilang, menurut ahli Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Sumbar, hilal tidak terlihat karena hujan badai dan awan yang tebal. 

"Kita memantau matahari terbenam pada pukul 18:24:27 wib, ketinggian hilal di Padang 2 derajat  48 menit, posisi hilal 3 derjat dengan tinggi elongasi 4.9 derajat,"tutupnya.