Brigadir Wedi, Polisi yang Mengajar Bahasa Inggris di Lereng Gunung Marapi

Brigadir Wedi Rahmad Amran, Mengajar Bahasa Inggris
Sumber :
  • Istimewa

Padang – Setiap Senin dan Rabu sore, Kantor Wali Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, berubah menjadi ruang belajar yang tak biasa. Di balik papan tulis sederhana, terdengar tawa anak-anak yang belajar Bahasa Inggris bersama seorang polisi berseragam.

img_title Gunung Marapi Tetap di Level II, Kegempaan Vulkanik dan Tektonik Masih Terekam

Dialah Brigadir Wedi Rahmad Amran, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Tarab. Dikenal warga dengan sapaan hangat “Pak Babin" ia mengabdikan waktunya untuk mengajar anak-anak di lereng Gunung Marapi, di sela tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Anak-anak di sini kesulitan mendapat akses kursus tambahan. Saya ingin mereka punya kesempatan belajar bahasa internasional tanpa harus membayar,” tutur Brigadir Wedi dengan nada rendah hati.

img_title Erupsi Dahsyat Tengah Malam: Gunung Marapi Lontarkan Abu Setinggi 12.000 Meter

Bermodalkan papan tulis kecil dan meja kayu seadanya, kelas yang sederhana itu menjelma menjadi ruang penuh semangat. Ia tak hanya mengajarkan kosakata dan tata bahasa, tetapi juga menumbuhkan percaya diri dan semangat belajar di diri anak-anak.

Agar suasana belajar lebih menyenangkan, Brigadir Wedi menggunakan lagu anak, permainan kata, dan cerita pendek. Ia ingin setiap pertemuan menjadi pengalaman yang membahagiakan, bukan menegangkan.

img_title Erupsi Selasa Dini Hari, Sebaran Abu Gunung Marapi Jangkau Wilayah Batusangkar

“Belajar harus jadi hal yang mereka tunggu, bukan yang ditakuti,” ujarnya.

Salah satu siswi, Siti Badriah, dengan bangga bercerita bahwa ia kini lebih berani berbicara dalam Bahasa Inggris di sekolah. 

“Pak Babin ngajarnya enak dan nggak bikin takut,” katanya sambil tersenyum malu-malu.

Bagi Brigadir Wedi, kegiatan mengajar ini bukan kewajiban, melainkan panggilan hati. Ia kerap menggunakan uang pribadinya untuk membeli alat tulis atau hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi bagi murid-muridnya. 

“Hadiah sederhana bisa jadi penyemangat besar buat mereka,” ucapnya.

Semangat pengabdian itu lahir dari keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan menuju masa depan yang lebih baik.

“Saya ingin anak-anak ini percaya bahwa ilmu bisa membuka pintu dunia. Mereka harus punya mimpi yang besar,” tambahnya.

Dari sebuah nagari di kaki Gunung Marapi, Brigadir Wedi membuktikan bahwa tugas polisi tak berhenti pada menjaga keamanan. Ia juga menjaga harapan dan cahaya pengetahuan di hati generasi muda.

Halaman Selanjutnya
img_title