Pertamina Patra Niaga Sumbagut Latih Puluhan Operator SPBU Aceh Hadapi Kondisi Darurat
- Pertamina Patra Niaga
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat keselamatan operasional lewat Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD). Kegiatan taktis ini dipusatkan di SPBU CODO 13.233.404, Kabupaten Aceh Besar
Agenda ini merupakan kolaborasi intensif antara Sales Area Retail Aceh, Fuel Terminal Krueng Raya, PT Elnusa Petrofin, dan fungsi HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Pelatihan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari pengawas, pekerja, dan operator SPBU di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Rangkaian pelatihan dilaksanakan bertahap, diawali dengan pembekalan First Aider (pertolongan pertama pada kecelakaan) di Ruang Serbaguna Sales Area Retail Aceh. Setelah itu, peserta mengikuti sesi tabletop exercise sebelum akhirnya melakukan simulasi lapangan secara langsung.
Dalam simulasi lapangan, para peserta diuji melalui skenario kritis, yaitu terjadinya luberan bahan bakar minyak (BBM) saat proses bongkar muat.
Luberan tersebut disimulasikan memicu kebakaran hebat pada Mobil Tangki PT Elnusa Petrofin yang sedang berada di area SPBU.
Simulasi penanganan kebakaran ini sengaja digelar untuk menguji efektivitas prosedur tetap (SOP) tanggap darurat yang dimiliki perusahaan.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan melatih kecepatan koordinasi lintas fungsi serta mengukur kesiapan mental personel saat menghadapi insiden riil.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa keselamatan merupakan harga mati dalam setiap aktivitas operasional distribusi energi Pertamina.
Fahrougi menjelaskan, simulasi ini memastikan seluruh personel dan mitra kerja memiliki kemampuan merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat.
Langkah preventif ini penting dilakukan guna meminimalkan risiko fatal terhadap manusia, lingkungan sekitar, maupun aset perusahaan.
Pada kesempatan yang sama, Regional Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agoeng Priyanto, mengingatkan bahwa aspek keselamatan bukan hanya menjadi beban dan tanggung jawab fungsi HSSE semata.
Menurut Agoeng, setiap pekerja dan mitra kerja di garis depan operasional memikul tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan lingkungan kerja.
Latihan berkala seperti ini diharapkan dapat membentuk budaya siaga dan memitigasi risiko operasional sejak dini.