Banjir Terjang 2 Nagari, Siswa di Dharmasraya Terpaksa Libur Sekolah

kondisi Banjir di Dharmasraya
Sumber :
  • bPBD Dharmasraya

Padang – Banjir yang disebabkan meluapnya aliran sungai Batang Timpeh yang dipicu tingginya curah hujan sejak Kamis kemarin, merendam dua Nagari atau Desa di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Jumat 10 Maret 2023. Akibatnya, banyak siswa terpaksa hari ini tidak sekolah alias diliburkan.

img_title BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumbar 28–30 Oktober 2026: Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Eldison hingga kini pihaknya masih melakukan evakuasi warga dan pendataan berapa jumlah bangunan milik warga dan fasilitas umum yang terdampak akibat banjir yang terjadi pada pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Ada dua Nagari yakni Koto Tinggi dan Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh yang terdampak parah.

https://padang.viva.co.id/ragaminang/1417-banjir-terjang-2-nagari-di-dharmasraya

img_title Potret Kesiapan Energi di Balik Operasional Haji 2026

"Fasilitas umum terendam. Beberapa diantaranya ada sekolah dan masjid. Anak sekolah diliburkan pasti, tidak bisa masuk ke sekolah. Ada yang SMK dan SD," kata Eldison, Jumat 10 Maret 2023.

Menurut Eldison, banyak siswa saat ini terpaksa diliburkan lantaran genangan atau ketinggian air yang disebabkan banjir tersebut, cukup tinggi. Bahkan, mencapai lebih dari 1 meter. Dengan Ketinggian air seperti itu, otomatis membuat akses para siswa untuk ke sekolah, sulit. Apalagi, sekolah mereka terendam banjir.

img_title Komitmen Penanganan Bencana, Wali Kota Pariaman Yota Balad Raih Penghargaan Pemda Inspiratif dari IJTI Sumbar

Dia bilang, terkait dengan jumlah korban jiwa yang terdampak dan total kerugian yang timbul akibat peristiwa ini, belum diketahui. Saat ini, pihaknya masih fokus melakukan evakuasi bagi warga yang terjebak banjir, sembari juga melakukan pendataan. 

"Sebagian warga sudah dievakuasi. Kalau data kerugian belum diketahui,"tutupnya.