Wajib Tahu! Ini Daftar Lagu Minang Legendaris yang Mendunia

Foto Ilustrasi
Sumber :
  • Pinterest

PadangMusik Minang tidak hanya menjadi identitas bagi masyarakat Sumatra Barat, tetapi juga telah menjadi bagian kekayaan budaya musik Nusantara. Hingga tahun 2026, sejumlah karya emas dari para maestro musik Ranah Minang masih terus diputar, baik di platform digital maupun dalam upacara adat.

Berikut adalah daftar lagu Minang legendaris yang dianggap paling ikonik dan memiliki pengaruh besar bagi pendengarnya:

img_title Menguak Makna Lagu Laloklah Nak, Ratapan Pilu dan Ketegaran Mande Minangkabau


1. Ayam Den Lapeh

Lagu yang dipopulerkan oleh mendiang Elly Kasim ini merupakan salah satu lagu Minang paling mendunia. Memiliki irama yang ceria namun menyimpan makna mendalam tentang kehilangan, lagu ini telah dinyanyikan ulang dalam berbagai bahasa.


2. Kampuang Nan Jauh Di Mato

Menjadi lagu wajib bagi para perantau Minang. Liriknya menggambarkan kerinduan yang mendalam terhadap kampung halaman dan keluarga. Iramanya yang easy listening membuat lagu ini mudah diingat oleh siapa saja.

img_title Kaba Baiak Baimbauan, Kaba Buruak Bahambauan: Petitih Minangkabau tentang Kabar Baik dan Musibah


3. Tak Tong Tong

Lagu ini merupakan salah satu tembang klasik yang sering digunakan untuk mengiringi tarian atau pertunjukan seni. Iramanya yang khas mencerminkan keceriaan dan semangat masyarakat Minangkabau.


4. Pulanglah Adiak

Bagi pecinta lagu bernuansa melankolis, "Pulanglah Adiak" adalah lagu wajib. Lagu ini menceritakan tentang harapan seseorang agar kekasihnya kembali dari perantauan, sebuah tema yang sangat lekat dengan budaya merantau orang Minang.

img_title Berangkatkan Siswa ke Jepang, MOJO Komitmen Dongkrak Kualitas SDM Desa Bersama Kemendes PDT


5. Bareh Solok

Tidak sekadar lagu, "Bareh Solok" merupakan bentuk promosi budaya dan kekayaan alam Sumatra Barat, khususnya beras Solok yang terkenal. Lagu ini sering diputar dalam acara-acara formal maupun non-formal sebagai simbol kebanggaan daerah.

Kehadiran platform streaming musik seperti Spotify dan YouTube turut membantu lagu-lagu lama ini menjangkau audiens Gen Z dan milenial, memastikan melodi Minang tetap bergema di telinga lintas generasi.