Okupansi KA Lembah Anai Meledak hingga 120 Persen Saat Libur Paskah
- Humas PT KAI Divre II Sumbar
Padang – Momentum libur panjang Paskah tahun ini menjadi saksi betapa kereta api kian dicintai masyarakat Sumatera Barat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat fenomena menarik di jalur relasi baru Kayutanam–Padang.
Kereta Api (KA) Lembah Anai mendadak jadi primadona, dengan tingkat keterisian penumpang yang menembus angka di atas 100 persen dari kapasitas kursi yang tersedia.
Antusiasme luar biasa ini sebenarnya sudah mulai terbaca sejak relasi baru ini resmi beroperasi pada 1 Januari 2026 lalu.
Namun, puncaknya terasa pada periode libur 3-5 April 2026. Masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan moda transportasi ini untuk berwisata sekaligus bersilaturahmi, menciptakan pemandangan stasiun yang jauh lebih hidup dari hari biasanya.
Bukan tanpa alasan KA Lembah Anai menjadi pilihan favorit. Selain kenyamanan gerbong yang terjaga, jalur Kayutanam–Padang menawarkan "bonus" berupa panorama alam yang memanjakan mata.
Hamparan hijau dan udara yang menyejukkan sepanjang perjalanan memberikan pengalaman rekreasi tersendiri bagi penumpang, bahkan sebelum mereka sampai di tujuan.
Data volume penjualan tiket menunjukkan angka yang cukup fantastis. Selama periode libur Paskah (3-5 April), total penumpang mencapai 4.113 orang.
Kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, angka ini setara dengan 120 persen dari total kapasitas 3.456 tempat duduk yang disediakan. Lonjakan ini membuktikan bahwa kepercayaan warga terhadap aspek keselamatan dan ketepatan waktu kereta api semakin tinggi.
Guna memastikan kenyamanan tetap terjaga di tengah padatnya penumpang, KAI Divre II Sumbar telah mengoptimalkan seluruh rangkaian perjalanan.
Kesiapan sarana dan prasarana diperketat agar operasional tetap berjalan mulus tanpa kendala, meski berada pada periode peak season yang menantang.
Bagi Anda yang berencana bepergian, KA Lembah Anai melayani enam perjalanan setiap harinya.
Untuk rute Kayutanam–Padang, keberangkatan dimulai paling pagi pukul 05.30 WIB dan paling sore pukul 16.20 WIB.
Sementara untuk arah sebaliknya, rute Padang–Kayutanam tersedia dari pukul 08.35 WIB hingga keberangkatan malam terakhir pada pukul 18.55 WIB.
"Salah satu daya tarik utama yang sulit ditolak adalah tarifnya yang sangat ramah di kantong. Untuk rute Padang–Duku, penumpang cukup membayar Rp3.000 saja,"ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Senin 6 April 2026.