KAI Divre II Sumbar Pertahankan Sertifikasi Dengan Predikat "Zero Findings"
- KAI Divre Sumbar
Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga integritas data perusahaan.
Pada Kamis kemarin, manajemen sukses melaksanakan kegiatan Surveillance ke-1 Audit ISO 27001:2022 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
Kegiatan krusial ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk memvalidasi kesesuaian serta efektivitas implementasi SMKI di lingkungan kerja Divre II.
Standar ISO 27001:2022 sendiri merupakan parameter internasional terbaru yang menuntut perlindungan aset informasi dari berbagai ancaman siber yang kian kompleks.
Agenda audit ini dihadiri langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, didampingi Assistant Manager IT, Zulfikar beserta jajaran.
Turut hadir Auditor dari CBQA Global Indonesia, Waniwatining Astuti, serta Tim Auditor pendamping dari Kantor Pusat KAI Bandung untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif.
Dalam arahannya, Kepala Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, menegaskan bahwa keamanan informasi bukan sekadar urusan teknis IT, melainkan komitmen manajemen di seluruh lini kerja.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap proses audit sebagai langkah strategis meningkatkan tata kelola perusahaan yang andal dan berkelanjutan.
Di sisi lain, perwakilan CBQA Global Indonesia, Waniwatining Astuti, memaparkan audit plan secara mendalam.
Rencana ini mencakup ruang lingkup penilaian, metodologi yang digunakan, hingga tahapan evaluasi yang dirancang untuk menguji ketangguhan sistem keamanan data di wilayah Sumatera Barat.
Rangkaian audit berlangsung intensif melalui beberapa tahapan, termasuk site tour atau observasi langsung ke area kerja.
Auditor juga melakukan verifikasi ketat terhadap implementasi Statement of Applicability (SoA) guna memastikan semua kontrol keamanan telah diterapkan sesuai kebutuhan organisasi.
Tak berhenti di situ, tim auditor mengevaluasi aspek teknis seperti pengendalian akses fisik maupun logis.
Dokumen-dokumen pendukung mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP), risk register, hingga inventarisasi aset informasi diperiksa secara mendetail untuk memastikan tidak ada celah keamanan yang terlewat.
Hasil akhir audit membawa kabar membanggakan bagi insan KAI Sumatera Barat. Tidak ditemukan satu pun temuan, baik yang bersifat minor maupun mayor (zero findings).