Resep Kue Sagun Bakar Khas Minang: Camilan Klasik Gurih dan Renyah

Kue Sagun Bakar Khas Minang
Sumber :
  • cookpad

Padang – Kekayaan kuliner Minangkabau tidak hanya terbatas pada hidangan bersantan dan berbumbu pedas seperti rendang atau sate padang. Di lini penganan tradisional, Sumatera Barat memiliki beragam kudapan khas yang tak kalah memikat selera. Salah satu yang paling melegenda adalah Kue Sagun Bakar.

img_title Samba Lado Pado, Kuliner Tradisional Minangkabau yang Unik dan Mulai Langka

Kue tradisional ini dikenal dengan cita rasa manis berpadu gurih yang dominan dari kelapa parut sangrai. Teksturnya yang renyah di luar namun langsung lumer saat masuk ke dalam mulut menjadikan kue sagun bakar sebagai teman sempurna untuk menikmati secangkir kopi atau teh hangat di sore hari.

Meskipun saat ini variasi kue modern semakin menjamur, keberadaan kue sagun bakar tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Proses pembuatannya yang relatif sederhana dan menggunakan bahan-bahan ekonomis membuat kue ini sangat mudah untuk dipraktikkan sendiri di rumah.

img_title Mengapa Lagu Minang Menjadi Teman Paling Pas untuk Hati yang Sedang Galau?

Berikut adalah panduan lengkap resep dan cara membuat Kue Sagun Bakar khas Minang yang gurih dan renyah.

Bahan-Bahan Utama

img_title Mengenal Lebih Dekat Ragam Makanan Favorit Upin dan Ipin serta Keluarga

Untuk menghasilkan kue sagun bakar dengan aroma yang harum dan tekstur yang pas, siapkan bahan-bahan berkualitas berikut:

  • 300 gram tepung kanji atau tepung sagu berkualitas baik

  • 250 gram kelapa parut setengah tua (kupas bersih kulit arinya)

  • 150 gram gula pasir halus

  • 1/2 sendok teh garam halus

  • 1/2 sendok teh vanili bubuk

  • 1 butir kuning telur (opsional, untuk menambah kekenyalan dan rasa gurih)

  • 2 sendok makan margarin atau mentega (dilelehkan)

  • 2 lembar daun pandan (dipotong-potong)

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Menyangrai Bahan Utama

    Panaskan wajan tanpa minyak dengan api kecil. Masukkan tepung sagu dan potongan daun pandan. Sangrai hingga tepung terasa ringan dan daun pandan mengering. Angkat, lalu sisihkan hingga dingin. Di wajan terpisah, sangrai kelapa parut hingga kadar airnya berkurang dan berwarna kekuningan ringan, pastikan tidak sampai terlalu kering atau gosong.

  2. Pencampuran Adonan

    Siapkan wadah besar. Masukkan tepung sagu yang sudah disangrai (buang daun pandannya) dan kelapa parut sangrai. Tambahkan gula pasir halus, garam, dan vanili bubuk. Aduk rata menggunakan spatula atau tangan yang bersih.

  3. Penambahan Bahan Perekat

    Masukkan kuning telur dan margarin leleh ke dalam campuran tepung. Remas-remas atau aduk perlahan (diuleni tipis) hingga adonan berbutir halus dan dapat dipadatkan saat dicetak. Jika adonan dirasa terlalu kering, Anda bisa menambahkan 1–2 sendok makan air es.

  4. Pencetakan Adonan

    Siapkan cetakan kue sagun (bisa menggunakan cetakan bentuk bunga, daun, atau cetakan kayu tradisional). Padatkan adonan ke dalam cetakan hingga benar-benar padat agar tidak hancur saat dipanggang. Ketuk cetakan secara perlahan untuk mengeluarkan kue di atas loyang yang sudah diolesi sedikit margarin atau dialasi kertas roti.

  5. Proses Pemanggangan

    Panaskan oven pada suhu 150°C selama 10 menit. Masukkan loyang berisi kue sagun dan panggang selama 25–30 menit hingga kue matang mengeras dan berwarna kuning kecokelatan yang cantik.

  6. Penyajian

    Setelah matang, keluarkan dari oven dan biarkan kue dingin sempurna di atas rak kawat (wire rack). Simpan kue sagun bakar dalam toples kedap udara agar tetap renyah dan tahan lama.