Hamil Anak Perempuan? Ini Ciri yang Sering Disebut, tapi Mana yang Terbukti Medis
- halodoc
Padang –Mengetahui jenis kelamin bayi menjadi salah satu hal yang kerap membuat calon orang tua penasaran selama masa kehamilan.
Berbagai tanda kemudian sering dikaitkan dengan kemungkinan bayi yang dikandung berjenis kelamin perempuan, mulai dari bentuk perut, keinginan mengonsumsi makanan tertentu hingga perubahan kondisi kulit.
Namun, tidak semua tanda tersebut memiliki dasar medis.
Di tengah masyarakat, morning sickness atau mual dan muntah yang parah sering disebut sebagai salah satu ciri hamil anak perempuan.
Anggapan tersebut muncul karena perubahan hormon selama kehamilan dianggap berbeda ketika mengandung janin perempuan.
Padahal, tingkat mual dan muntah dapat berbeda pada setiap ibu hamil dan tidak dapat digunakan sebagai penentu jenis kelamin bayi.
Begitu pula dengan ngidam makanan manis yang kerap dipercaya sebagai pertanda calon ibu sedang mengandung anak perempuan.
Keinginan terhadap makanan tertentu memang umum terjadi selama kehamilan, tetapi belum dapat dijadikan indikator untuk menentukan apakah janin berjenis kelamin perempuan atau laki-laki. Pola ngidam lebih berkaitan dengan kondisi tubuh dan perubahan selama kehamilan.
Bentuk perut yang terlihat tinggi, bulat atau melebar juga sering menjadi bahan tebakan mengenai jenis kelamin bayi. Sebagian orang menganggap perut yang lebih tinggi atau melebar menandakan bayi perempuan.
Faktanya, bentuk perut ibu hamil dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti posisi janin, bentuk tubuh, kondisi otot perut dan jumlah kehamilan sebelumnya.
Perubahan suasana hati juga tidak luput dari mitos tersebut.
Ada anggapan bahwa ibu hamil yang lebih mudah berubah emosi sedang mengandung bayi perempuan karena kadar hormon tertentu yang lebih tinggi.
Padahal, perubahan mood merupakan hal yang dapat terjadi selama kehamilan akibat perubahan hormon, kelelahan, kondisi fisik maupun faktor psikologis, sehingga tidak dapat dijadikan patokan jenis kelamin janin.
Kulit berjerawat atau wajah yang menjadi lebih berminyak juga sering dikaitkan dengan kehamilan anak perempuan. Mitos tersebut bahkan memunculkan anggapan bahwa bayi perempuan mengambil kecantikan ibunya.
Secara medis, perubahan kondisi kulit selama kehamilan lebih berkaitan dengan perubahan hormon dan respons tubuh masing-masing ibu, bukan sebagai penanda pasti jenis kelamin bayi.
Lantas, bagaimana cara yang lebih akurat untuk mengetahui jenis kelamin bayi? Salah satu metode yang umum digunakan adalah ultrasonografi atau USG.