Warga Rempang Keturunan Perajurit Terbilang

Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Instagram Ustaz Abdul Somad

Padang – Kasus persoalan rencana relokasi warga Pulau Rempang mencuri ustaz Abdul Somad. Di akun instagram, ustaz kondang berdarah Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara itu mengunggah foto berpakaian khas adat melayu. Ia pun menyematkan tulisan dari Prof. Dr. Dato' Abdul Malik berjudul Masyarakat Rempang Keturunan Perajurit Terbilang.

Update Mayat Dalam Karung: Korban Sempat Bikin Bakwan Bersama Sang Nenek

Dikutip, Selasa 12 September 2023, dalam narasi yang di unggah ustaz Abdul Somad, disebutkan jika penduduk asli Rempang-Galang dan Bulang adalah keturunan para prajurit Kesultanan Riau-Lingga yang sudah eksis sejak 1720 masa pemerintahan Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah I.

Pada Perang Riau I (1782-1784) mereka menjadi prajurit Raja Haji Fisabilillah. Dan, dalam Perang Riau II (1784–1787) mereka prajurit Sultan Mahmud Riayat Syah.

Dua Asisten Pelatih Timnas Yang Bakal Mendampingi Patrick Kluivert

https://padang.viva.co.id/ragam-perkara/2273-respon-jokowi-soal-bentrokan-yang-dipicu-rencana-relokasi-warga-pulau-rempang

Ketika Sultan Mahmud Riayat Syah berhijrah ke Daik-Lingga pada 1787, Rempang-Galang dan Bulang dijadikan basis pertahanan terbesar Kesultanan Riau-Lingga. Pemimpinnya Engku Muda Muhammad dan Panglima Raman yang ditunjuk oleh Sultan Mahmud.

"Si miskin banyak ulah" sangat merendahkan dan diskriminatif terhadap kelompok ekonomi tertentu.

Kala itu pasukan Belanda dan Inggris tak berani memasuki wilayah Kesultanan Riau-Lingga. Anak-cucu merekalah sekarang yang mendiami Rempang-Galang secara turun-temurun.

Pada Perang Riau itu nenek-moyang mereka disebut Pasukan Pertikaman Kesultanan. Nukilan itu ada ditulis di dalam Tuhfat al-Nafis karya Raja Ali Haji. Semoga mereka senantiasa dilindungi Allah SWT.

Halaman Selanjutnya
img_title