Serius Benahi Lapas di Sumbar, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Lakukan Langkah Ini

Kakanwil Ditjenpas Sumbar, Marselina Budiningsih
Sumber :
  • Ade Suhendra

Padang – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumbar, Marselina Budiningsih terus berbenah dan berjuang secara berkelanjutan untuk mengubah wajah atau "image" penjara dari yang awalnya suram, menjadi lembaga pemasyarakatan yang aktif dan produktif.

img_title Makna Kemerdekaan di Balik Jeruji: 74 Warga Binaan Lapas Padang Langsung Bebas

Hal tersebut dilakukan demi mendukung program Akselerasi Kementerian Imipas yang wajib dilaksanakan oleh seluruh UPT Pemasyarakatan, khususnya di Sumatra Barat.

Namun hal tersebut tercoreng akibat peristiwa yang terjadi di Lapas Kelas IIA Bukittinggi beberapa waktu lalu.

img_title Jadi 4 Orang, Korban Keracunan Massal di Lapas Bukittinggi Kembali Bertambah

"Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hal yang mempengaruhi niat baik yang dilakukan seperti yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi," kata Marselina Budiningsih.

Ia menegaskan bahwa yang perlu digaris bawahi atas kasus di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, peristiwa tersebut tidak terjadi karena adanya unsur kesengajaan dari pihak Lapas.

img_title Petugas dan 4 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Pindah ke Padang Untuk Pemeriksaan Intensif

"Minuman yang dikonsumsi berupa alkohol dengan kadar 70 persen tersebut tidak datang dari luar Lapas, melainkan diambil dari ruangan pembinaan pembuatan parfum," ujarnya, Senin 5 Mei 2025.

Dijelaskannya bahwa pembuatan parfum adalah program pembinaan yang diberikan oleh Lapas Bukittinggi kepada warga binaan dengan harapan bisa menjadi bekal kemampuan mereka saat keluar nanti.

"Sejatinya alkohol tersebut diperuntukkan sebagai bahan baku pembuatan parfum, bukan untuk dikonsumsi atau diminum yang jelas-jelas bisa membahayakan kesehatan," katanya.

Sementara itu, ia menjelaskan bahwa segenap jajaran Ditjenpas di Sumbar menyampaikan rasa belasungkawa atas apa yang terjadi dan mendoakan ketabahan bagi keluarga korban.

"Ditjenpas Sumbar juga memastikan sejak warga binaan mengeluhkan efek usai meminum alkohol, Lapas Bukittinggi langsung membawa warga binaan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Kemudian, atas kejadian yang telah merenggut 3 orang nyawa WBP Lapas Bukittinggi tersebut, pihak Kanwil kini telah melakukan pemeriksaan dengan membentuk tim internal untuk melakukan peninjauan, pemeriksaan, dan penyelidikan peristiwa tersebut.

"Hingga saat ini beberapa Ditjenpas Sumbar telah mengalih tugaskan pejabat Lapas Bukittinggi, dan

memindahkan sejumlah warga binaan pemasyarakatan dalam rangka pemeriksaan.

Kanwil butuh bantuan seluruh pihak agar terus memberikan kontribusi yang positif dalam melaksanakan pembinaan bagi Narapidana," kata Marselina Budiningsih.

Halaman Selanjutnya
img_title