Bahaya Minum Es Saat Suhu Ekstrem Melanda

Minuman dingin
Sumber :
  • pixabay

Hal ini merupakan upaya tubuh untuk menghangatkan udara dingin yang masuk, tetapi dapat menyebabkan hidung tersumbat, batuk, atau memperburuk gejala alergi atau asma.

img_title Es Teh Susu Cincau Karamel, Minuman Segar untuk Menemani Cuaca Panas

Di tengah cuaca panas, kondisi ini tentu menambah ketidaknyamanan dan berpotensi memicu infeksi saluran pernapasan.

5. Pilihan Terbaik: Air Suhu Ruangan atau Hangat

img_title Resep Cara Membuat Jus Mentimun Enak Tanpa Rasa Langu di Rumah

Para ahli kesehatan menyarankan untuk memilih air putih bersuhu ruangan (room temperature) atau bahkan minuman hangat ringan saat cuaca panas.

Minuman bersuhu mendekati suhu tubuh diserap lebih cepat dan efisien oleh usus, sehingga mempercepat rehidrasi.

img_title Managua Aia Anau: Menyigi Tradisi Penyadapan Nira dan Filosofi Hidup Orang Minang

Minuman hangat, seperti teh herbal hangat (tanpa gula berlebihan), bahkan dapat memicu sedikit keringat yang membantu proses pendinginan alami tubuh melalui penguapan, mekanisme yang jauh lebih efektif daripada mengandalkan kelegaan sesaat dari es.

6. Peran Gula dalam Minuman Dingin Komersial

Bahaya semakin berlipat ganda jika minuman es yang dikonsumsi adalah minuman komersial yang tinggi gula.

Gula dalam jumlah besar justru bersifat diuretik, yang berarti dapat memicu peningkatan produksi urine dan pada akhirnya memperparah dehidrasi alih-alih mengobatinya.

Penting untuk membedakan antara air dingin biasa dan minuman manis berperisa yang sangat dingin.

Kesimpulannya, meskipun sensasi air es sangat menggoda saat cuaca ekstrem, respons alami tubuh menunjukkan bahwa ia bukanlah pilihan terbaik untuk hidrasi yang optimal.

Mengutamakan air putih bersuhu normal atau sedikit dingin bukan es adalah strategi paling cerdas untuk menjaga keseimbangan suhu inti tubuh, memastikan penyerapan cairan yang cepat, dan melindungi diri dari risiko heat stroke dan gangguan pencernaan saat menghadapi panas ekstrem.