Kemendikdasmen Satukan Jutaan Guru dan Murid dalam Satu Platform Digital

Rumah Pendidikan
Sumber :
  • Kemendikdasmen

Padang –Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), menandai langkah penting dalam transformasi pendidikan nasional dengan memperkenalkan Rumah Pendidikan, sebuah super app pendidikan Indonesia, di ajang internasional EduTech Asia 2025 yang berlangsung di Sands Expo, Marina Bay, Singapura.

img_title Berangkatkan Siswa ke Jepang, MOJO Komitmen Dongkrak Kualitas SDM Desa Bersama Kemendes PDT

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, memaparkan inisiatif ini dalam forum global bertema, "Learning Without Limit Advancing Quality Education through the Rumah Pendidikan Super-App."

Menurut Yudhistira, Rumah Pendidikan diperkenalkan sebagai platform terpadu yang dirancang untuk mengatasi tantangan fragmented system, di mana sebelumnya aplikasi pendidikan tersebar di hampir 300 aplikasi untuk melayani 4 juta guru dan 40 juta siswa yang tersebar di 17.000 pulau.

img_title Mancabiak Kafan, Tradisi Minangkabau dalam Prosesi Mengurus Jenazah yang Sarat Makna

“Rumah Pendidikan bukan sekadar aplikasi, melainkan gerakan bersama menghadirkan akses dan kualitas pendidikan yang setara di seluruh Indonesia,” tutur Yudhistira dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu 8 November 2025.

Platform ini hadir dengan delapan ruang utama, namun Pusdatin menyoroti tiga ruang yang menjadi inti inovasi pembelajaran digital inklusif:

img_title Pemko Pariaman Kawal Ketat Penanganan Korban Keracunan MBG yang Dirujuk ke Padang

Ruang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan): Platform bagi guru untuk belajar, berkembang, dan menginspirasi sesama pendidik.

Ruang Murid, Ruang belajar digital gratis dan interaktif yang mendukung pembelajaran sesuai kurikulum, bermakna, dan menyenangkan.

Ruang Mitra, Gerbang kolaborasi bagi sektor publik, swasta, dan masyarakat untuk berinovasi dan berkontribusi dalam memajukan pendidikan.

Forum EduTech Asia 2025 mengangkat tema besar "AI in Learning Revolution," menyoroti konvergensi kecerdasan buatan dan pedagogi.

Kehadiran Rumah Pendidikan di tengah forum ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara pelopor inovasi pendidikan berbasis teknologi di kawasan Asia.

Selain sesi presentasi utama, Kepala Pusdatin juga berpartisipasi dalam Policy Summit Panel Discussion yang membahas pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai studi kasus penerapan nyata digitalisasi pembelajaran.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, Kemendikdasmen ingin menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi jembatan menuju pembelajaran tanpa batas,” tutup Yudhistira.